Kegiatan yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR) Tahun 2025, telah sukses dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR, pada hari Rabu (19/11/2025).
Pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan urgensi perlunya penguatan kapasitas kelembagaan BUMDes agar mampu mengelola potensi desa secara profesional, meningkatkan tata kelola kerja yang lebih tertib, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Karuing.
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Fitriana Selvia, S.Ikom., MPA (Ketua), Ida Bagus Suryanatha, S.Sos., MA (Anggota), Iin Aprillina, S.Sos., M.AP (Anggota), serta didukung oleh dua mahasiswa, yakni Nora Juwita (Mahasiswi Jurusan Sosiologi) dan Arif (Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara), yang terlibat dalam pendampingan teknis dan dokumentasi kegiatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 7 peserta dari total 10 anggota BUMDes Tariang Menteng. Meski sebagian anggota berhalangan hadir, peserta yang mengikuti kegiatan menunjukkan minat dan semangat belajar yang tinggi sepanjang sesi penguatan kapasitas.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya tata kelola kelembagaan yang tertib dan transparan sebagai fondasi pengembangan BUMDes.
Materi disampaikan dalam bentuk pemaparan, diskusi, dan praktik sederhana yang mencakup aspek kelembagaan, perencanaan unit usaha, serta mekanisme pencatatan dan pelaporan keuangan yang akuntabel.
Selain itu, tim juga memberikan penjelasan mengenai pentingnya komunikasi yang baik antar pengurus maupun dengan pemerintah desa untuk memastikan setiap unit usaha berjalan selaras dengan visi pembangunan ekonomi lokal.
Ketua Tim, Fitriana Selvia, S.Ikom., MPA, menyampaikan bahwa BUMDes memiliki peran strategis sebagai lokomotif ekonomi desa.
Oleh karena itu, penguatan kemampuan administrasi, manajerial, dan akuntabilitas pengelolaan menjadi langkah penting agar BUMDes dapat beroperasi secara profesional serta memberi dampak yang lebih besar bagi masyarakat Karuing.
Para peserta menyampaikan bahwa mereka merasa sangat terbantu dengan materi pelatihan yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan operasional BUMDes.
Mereka juga berharap kegiatan pendampingan semacam ini dapat terus dilanjutkan, terutama dalam penyusunan rencana usaha dan pengembangan kemampuan pengelolaan BUMDes secara berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif dan penyerahan modul pelatihan yang dapat digunakan sebagai panduan kerja bagi pengurus BUMDes Tariang Menteng. Tim Pengabdian berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberdayaan ekonomi desa melalui pendampingan dan kolaborasi yang berkesinambungan. (*/b/ram)
Editor : Agus Pramono