PALANGKA RAYA-Sebagai upaya penguatan peran posyandu dalam pencegahan kecacingan pada anak dan balita di Kota Palangka Raya, dosen biologi FMIPA Universitas Palangka Raya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat terkait Penguatan Peran Posyandu Melati Palangka Raya dalam Pencegahan Kecacingan melalui Edukasi dan Pemanfaatan Daun Pepaya sebagai Antihelmintik Alami.
Kegiatan ini diketuai oleh Febri Nur Ngazizah, M.Si., beranggotakan Meyta Wulandari, M.Sc dan Novera Kristianti, M.T.
Kegiatan ini melibatkan beberapa mahasiswa yaitu Septia Puji Wati, Tria Carolina dan Indah Robiul. Kegiatan ini juga dibantu oleh Rizka Hasanah, M.Si selaku dosen zoologi dari program studi biologi.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan upaya pecegahan kecacingan dengan menggunakan bahan lokal seperti daun pepaya yang sudah teruji mempunyai potensi sebagai anticacing (antihelminth).
Kegiatan ini merupakan program hibah BNPB LPPM Universitas Palangka Raya. Mitra pada program ini yakni anggota Posyandu Melati yang beralamat di Jalan Soekarno, Kelurahan Menteng, yang diketuai oleh Tenung Wati.
Kegiatan ini berawal dari masih ditemukannya kasus kecacingan pada anak dan balita. Salah satu faktor utama adalah kurangnya pengetahuan dan ketrampilan yang memadai bagi orangtua dalam pencegahan kecacingan.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat terwujud penguatan peran posyandu dalam pencegahan kecacingan, sehingga anak dan balita terbebas dari kecacingan.
Metode dalam pelaksanaan pengabdiaan ini adalah edukasi parsisipasif dimana peserta pengabdian ikut berperan, berdiskusi, berbagi pengalaman, memecahkan masalah terkait kecacingan.
Kegiatan pengabdian ini diisi dengan materi tentang kecacingan dan demonstrasi pembuatan permen antihelminth dari daun pepaya yang disampaikan oleh Febri Nur Ngazizah, M.Si serta game edukasi “ si cegah cacing” oleh Novera Kristianti, M.T. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Melati Jl. Soekarno Palangka Raya.
Pengenalan jenis cacing, siklus hidup cacing, cara penularan cacing, gejala kecacingan, cara pencegahan kecacingan serta pemanfaatan daun pepaya sebagai antihelmint alami bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota posyandu dalam upaya pencegan kecacingan.
Selain itu game edukasi “si cegah cacing” memberikan edukasi digital yang menarik tentang pengetahuan seputar kecacingan dan cara pencegahannnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan posyandu sebagai komunitas yang mampu membentuk pola pikir dan perilaku sehat melalui edukasi langsung, pendekatan kultural, dan interaksi yang bersifat efektif. ujar ketua pengabdian, Febri Nur Ngazizah, S.Pd., M.Si
Anggota Posyandu Melati menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat ini. Mereka antusias dan terlibat aktif dalam kegiatan ini, baik di saat penyampaian materi kecacingan, saat game edukasi maupun diskusi. Beberapa testimoni anggota posyandu terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut,
“Kegiatan hari ini sangat luar biasa dan memberikan edukasi ke kami, kedepannya kegiatan seperti ini dapat lebih sering dilaksanakan karena dapat memberikan wawasan tentang pencegahan kecacingan,”ujarnya.
“Terima kasih sebesar-besarnya atas materi yang telah disampaikan, karena materi ini sangat bermanfaat terutama kami kader posyandu bisa melanjutkan ilmu yang sederhan tapi dekat di hati dan mudah dipahami, kegiatan seperti ini sangat membantu, mantap, luar biasa, ini pengabdian masyarakat yang nyata tidak hanya kata-kata,”katanya.
Tim pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya yang telah mendanai kegiatan pengabdian ini dengan nomor kontrak 1395/UN24.13/AL.04/2025 sehingga kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik.
Apresiasi juga disampaikan kepada Rektor Universitas Palangka Raya dan Dekan Fakultas MIPA atas bimbingan dan dukungan sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. Terimakasih juga kami sampaikan kepada Posyandu melati yang berkenan menjadi mitra pengabdian. (b/ram)
Editor : Ayu Oktaviana