Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kalimantan Tengah Jadi Tuan Rumah Wanderlust Festival Indonesia 2026, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara

Agus Pramono • Kamis, 2 Juli 2026 | 14:40 WIB
Wanderlust Festival akan tersaji di Kalimantan Tengah.(Abdul Khafidz)
Wanderlust Festival akan tersaji di Kalimantan Tengah.(Abdul Khafidz)
 

PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah dipercaya menjadi tuan rumah Wanderlust Festival Indonesia 2026, sebuah festival seni pertunjukan internasional keliling yang berfokus pada anak, remaja, dan keluarga.

Festival ini dijadwalkan berlangsung pada 23–30 Agustus 2026 di Palangka Raya, Desa Bahu Palawa, dan Desa Mungkubaru.

Wanderlust Festival merupakan inisiatif kolaboratif yang dikembangkan oleh ASSITEJ Mongolia, ASSITEJ Nepal, dan TAMASJA-ASSITEJ Indonesia sebagai bagian dari program regional ASSITEJ International yang mendapat dukungan dari Uni Eropa (European Union). Setelah sukses menggelar edisi perdana di Mongolia pada Mei 2026, Indonesia menjadi negara kedua yang menjadi tuan rumah sebelum festival berlanjut ke Nepal pada 2027.

Mengusung tema "Mendengarkan Hutan (The Listening Forest)", penyelenggaraan festival mengambil inspirasi dari kekayaan alam dan budaya Kalimantan Tengah.

Hutan hujan tropis, sungai-sungai, serta kehidupan masyarakat yang masih memiliki keterikatan kuat dengan alam menjadi dasar lahirnya tema tersebut.

Tema ini mengajak masyarakat untuk kembali mendengarkan alam sebagai ruang kehidupan, menghargai pengetahuan lokal, sekaligus memberikan ruang bagi suara anak-anak sebagai generasi penerus.

Direktur Wanderlust Festival Indonesia 2026, Abdul Khafidz, mengatakan festival ini menjadi ruang perjumpaan bagi seniman lokal, nasional, hingga internasional yang berkarya di bidang Theatre for Young Audiences atau seni pertunjukan untuk anak dan remaja.

"Diselenggarakan oleh TAMASJA-ASSITEJ Indonesia, Wanderlust Festival Indonesia menghadirkan ruang perjumpaan bagi seniman lokal, nasional, dan internasional yang berkarya di bidang seni pertunjukan untuk anak dan remaja. Festival ini mengedepankan pertukaran artistik, kolaborasi lintas budaya, dan keterlibatan aktif masyarakat sebagai bagian dari proses penciptaan karya," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, festival menghadirkan dua program utama, yakni Community Collaboration Programme dan Touring Performance Programme.

Melalui Community Collaboration Programme, para seniman akan tinggal bersama masyarakat selama empat hingga lima hari untuk melakukan pertukaran budaya sekaligus menciptakan karya seni yang berangkat dari konteks lokal Kalimantan Tengah. 

Setiap seniman membawa praktik dan gagasan artistiknya, kemudian mengembangkannya bersama masyarakat sebelum dipresentasikan dalam bentuk karya berbasis komunitas.

Sementara itu, Touring Performance Programme menghadirkan pertunjukan seni bagi anak-anak dan remaja melalui tur ke sejumlah sekolah, ruang komunitas, serta ruang budaya di Kota Palangka Raya.

Program ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap seni pertunjukan berkualitas sekaligus memperkenalkan beragam pendekatan artistik dari Indonesia maupun berbagai negara.

Tak hanya menyuguhkan pertunjukan, Wanderlust Festival Indonesia 2026 juga akan menggelar lokakarya, forum diskusi internasional, dan berbagai kegiatan interaktif yang mempertemukan seniman, komunitas, pendidik, keluarga, serta anak-anak dalam satu ruang dialog.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, festival diharapkan mampu memperkuat ekosistem seni pertunjukan untuk anak dan remaja di Indonesia, mendorong kolaborasi lintas budaya, serta menumbuhkan kepedulian terhadap hubungan antara manusia, budaya, dan lingkungan.

Penyelenggaraan festival di Kalimantan Tengah juga diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama antara seniman, komunitas, lembaga pendidikan, dan organisasi budaya dari berbagai negara, sekaligus memperkaya praktik seni pertunjukan bagi anak dan remaja.

Sebagai informasi, Wanderlust Festival merupakan festival seni pertunjukan internasional keliling yang berfokus pada pengembangan seni pertunjukan untuk anak, remaja, dan keluarga.

Festival ini menghubungkan seniman dan komunitas melalui pertunjukan, kolaborasi artistik, serta pertukaran pengetahuan sebagai upaya memperluas akses terhadap seni pertunjukan berkualitas di berbagai negara.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#wanderlust festival #seni pertunjukkan #budaya #kalimanatan tengah #seniman