Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kata Arbert Tombak Usai Resmi Jabat Sekda Palangka Raya: Program 100 Hari Kerja Sudah Dirancang

Agus Pramono
Penulis: Agus Pramono❯
Arbert Tombak bersama jajaran PD Kota Palangka Raya bersama usai pelantikan. BUDHI S PUTRA/ KALTENG POS
Arbert Tombak bersama jajaran PD Kota Palangka Raya bersama usai pelantikan. BUDHI S PUTRA/ KALTENG POS


PALANGKA RAYA-Arbert Tombak kini resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya.


Advertisement

Dirinya langsung mengemukakan arah kerja strategis yang akan menjadi fokusnya untuk dua tahun masa tugas ke depan.

Ia menegaskan, posisi Sekda bukan hanya peran administratif tetapi motor penggerak konsolidasi kebijakan serta stabilitas pembangunan daerah terutama di tengah tekanan fiskal nasional yang turut berdampak pada Palangka Raya.

Sebagai Sekda baru Arbert menyampaikan prioritas utamanya adalah memastikan seluruh program Wali Kota berjalan lebih terukur, tepat sasaran dan sinergis dengan kebijakan strategis nasional.

Advertisement

Penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan penataan sumber daya manusia menjadi tiga pilar utama yang akan ia dorong secara konsisten.

Tantangan terbesar datang dari pengurangan transfer pusat yang mencapai sekitar Rp253 miliar pada tahun anggaran 2026, sehingga strategi adaptif dan efisiensi menjadi keharusan.


Memperkuat PAD Palangka Raya

“Tugas saya jelas mengamankan dan mendorong pencapaian visi-misi kepala daerah. Di tengah keterbatasan fiskal, kami harus bekerja lebih cerdas, memperkuat PAD dan memastikan setiap program benar-benar memberi dampak,” tegas.

Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah penajaman telah disiapkan termasuk penguatan data PAD dan evaluasi menyeluruh terhadap sektor-sektor utama penerimaan daerah.

Advertisement

Arbert merinci, penataan reklame akan menjadi langkah awal, mulai dari tarif, regulasi hingga penentuan titik pemasangan.

“Retribusi parkir, UMKM, pengelolaan pasar hingga PBB akan kita evaluasi. Kita ingin tahu potensi sebenarnya dan memastikan tidak ada sumber yang terlewat,” ujarnya.

Selain itu program 100 hari kerja telah dirancang dengan menitikberatkan pada penguatan pasar dan penataan reklame sebagai sumber PAD potensial.

Dengan strategi tersebut Sekda optimistis pemerintah daerah mampu tetap stabil, responsif dan berdaya saing dalam menghadapi dinamika fiskal yang semakin menantang. (chi/ans)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kalteng PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Kapuas Bahas Rancangan APBD 2027, Kawal Kebijakan Tepat Sasaran

DPRD Kapuas Bahas Rancangan APBD 2027, Kawal Kebijakan Tepat Sasaran

DPRD Kabupaten Kapuas mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

DPRD Kapuas Kunjugan Kerja ke Jakarta, Tangerang dan Bogor, Matangkan Raperda RTRW

DPRD Kapuas Kunjugan Kerja ke Jakarta, Tangerang dan Bogor, Matangkan Raperda RTRW

DPRD Kabupaten Kapuas terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Anggota DPRD Kapuas Dapil Selat, Menampung Aspirasi Warga saat Reses

Anggota DPRD Kapuas Dapil Selat, Menampung Aspirasi Warga saat Reses

Beragam aspirasi masyarakat Kecamatan Selat dihimpun anggota DPRD Kabupaten Kapuas melalui reses perorangan dan kelompok Dapil I.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer