PALANGKA RAYA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem.
Plt Kepala Disdamkarmat Palangka Raya, Urianinu Napulangit Lundjen, mengatakan salah satu ancaman yang perlu diantisipasi adalah risiko kebakaran akibat korsleting listrik.
Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat maupun suhu panas berlebih dapat memicu gangguan pada instalasi listrik rumah tangga.
“Korsleting listrik berpotensi menimbulkan kebakaran yang tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa,” ujar Urianinu, Senin (5/1/2026).
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai kemungkinan masuknya hewan buas ke kawasan permukiman.
Cuaca ekstrem dapat mengganggu habitat alami satwa liar, sehingga mendorong hewan mencari tempat berlindung atau sumber makanan di sekitar lingkungan warga.
“Kondisi ini bisa meningkatkan risiko interaksi antara manusia dan hewan buas, sehingga perlu kehati-hatian bersama,” katanya.
Urianinu menegaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya telah menyiagakan personel dan sarana prasarana untuk menghadapi berbagai kondisi darurat. Disdamkarmat bersama tim terkait siap merespons laporan masyarakat dengan cepat dan tepat.
Untuk itu, ia mengingatkan warga agar tidak ragu menghubungi Call Center 112 Palangka Raya apabila membutuhkan bantuan darurat. Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.
“Kami berharap masyarakat lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan sejak dini. Dengan kesiapsiagaan bersama, dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan,” pungkasnya. (ham)
Editor : Ayu Oktaviana