Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

BMKG Wanti-Wanti Cuaca Ekstrem di Kalteng, Hujan Lebat dan Petir Mengintai 10 - 12 Februari 2026

Agus Pramono • Selasa, 10 Februari 2026 | 20:00 WIB
HUJAN SEBENTAR: Area Masjid Darussalam Palangka Raya diguyur hujan intensitas sedang kemarin (5/9). Hujan juga mengguyur Jalan Tjilik Riwut Km 11. AGUS PRAMONO/KALTENG POS
HUJAN SEBENTAR: Area Masjid Darussalam Palangka Raya diguyur hujan intensitas sedang kemarin (5/9). Hujan juga mengguyur Jalan Tjilik Riwut Km 11. AGUS PRAMONO/KALTENG POS

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah pada periode 10 hingga 12 Februari 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, angin kencang, hingga puting beliung.

Dalam rilis resminya, BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Kalimantan Tengah dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Rossby di wilayah Kalimantan, yang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan. Selain itu, terpantau adanya belokan angin serta perlambatan kecepatan angin (konvergensi), yang memperkuat potensi pertumbuhan awan hujan berskala lokal.

“Kondisi ini didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah dan labilitas lokal yang kuat, sehingga meningkatkan potensi terbentuknya awan hujan konvektif di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah,” demikian keterangan BMKG dalam rilis peringatannya, Selasa (10/2/2026).

BMKG mencatat, pada Selasa (10/2/2026) potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di wilayah Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, serta Kota Palangka Raya.

Memasuki Rabu (11/2/2026), cakupan wilayah terdampak meluas hampir ke seluruh Kalimantan Tengah, meliputi Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, hingga Kota Palangka Raya.

Sementara pada Kamis (12/2/2026), potensi cuaca ekstrem masih berlanjut di wilayah Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.

BMKG juga mengeluarkan imbauan keselamatan kepada masyarakat agar mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi.

“Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Dampak yang perlu diantisipasi antara lain genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang,” tulis BMKG.

Prakiraan Cuaca Rabu 11 Februari 2026

Untuk prakiraan cuaca Rabu (11/2/2026), BMKG memprediksi wilayah Kalimantan Tengah umumnya diawali kondisi berawan pada pagi hari, kemudian diikuti hujan ringan hingga sedang pada siang, malam, dan dini hari, dengan potensi hujan petir di beberapa kota.

Di Sampit, cuaca diprakirakan berawan pada pagi hari, kemudian hujan sedang pada siang dan malam, serta kembali berawan pada dini hari, dengan suhu 23–32°C dan kelembaban 58–99 persen. Sementara Palangka Raya diperkirakan berawan pagi hari, hujan ringan siang hari, hujan sedang malam hari, dan berpotensi hujan petir pada dini hari.

Wilayah lain seperti Kuala Kurun dan Muara Teweh juga berpotensi mengalami hujan sedang hingga hujan petir pada waktu tertentu, sedangkan daerah seperti Puruk Cahu, Buntok, Kuala Kapuas, Kasongan, dan Pangkalan Bun diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang secara merata sepanjang hari.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, pelayaran sungai, dan kawasan rawan bencana, untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#peringatan dini cuaca #cuaca ekstrem #awan hujan #petir #kalimantan tengah #hujan lokal #Bencana hidrometeorologi #angin kencang #tanah longsor