TAMIANG LAYANG - Hingga saat ini keberadaan Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) terus menjadi perhatian serius. Mengingat berbagai langkah dilakukan agar nantinya bisa segera berkantor dan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.
Mengingat masalah narkoba menjadi musuh bersama dan keberadaan BNNK tentunya akan lebih sangat optimal.
“Nantinya bisa bersinergi dengan jajaran Polres Bartim, Pemerintah dan elemen masyarakat. Kami tentunya perlu melakukan berbagai langkah agar kantor bisa segera difungsikan,” kata Bupati Barito Timur, Muhammad Yamin, baru-baru ini.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bartim menggelar rapat bersama dengan stakeholder, OPD dan jajaran perusahaan.
Tentunya melakukan pembahasan berkaitan dengan dukungan sarana dan prasarana (Sarpras) pembentukan BNNK Bartim.
Mengingat masalah penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nyata yang merusak sendi kehidupan bangsa, termasuk di Kabupaten Barito Timur.
Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembentukan BNNK sebagai langkah strategis. Dengan harapan dapat melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.
“Kami yakin apabila BNNK di Bartim bisa bersinergi dan mampu membantu menindak penyalahgunaan narkoba.
Keberadaan BNNK di Barito Timur bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak sehingga harus segeta disiapkan Sarprasnya,” ujarnya. (son/ans)
Editor : Ayu Oktaviana