Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pemko Palangka Raya Mendorong Produk UMKM Masuk Pasar Ekspor

Agus Pramono • Selasa, 9 Desember 2025 | 08:09 WIB
Kabid Perindustrian DPKUKMP Palangka Raya Margalis bersama buyers ekspor pasangan Mr Siddiq dan Nisa usai menyampaikan materi.HUMAS
Kabid Perindustrian DPKUKMP Palangka Raya Margalis bersama buyers ekspor pasangan Mr Siddiq dan Nisa usai menyampaikan materi.HUMAS

 

PALANGKA RAYA – Upaya mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menembus pasar internasional terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP).

Salah satunya lewat kegiatan Kunjungan Lapangan Pengenalan Produk untuk Pasar Ekspor yang digelar dalam tiga tahap, karena tingginya minat peserta.

Tahap pertama dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) di Klinik Ekspor/Toko Lifestyle Nusantara Jalan G. Obos VII/Yos Sudarso VI, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan dipimpin Kabid Perindustrian DPKUKMP Palangka Raya, Margalis, selaku moderator.

Sebanyak 30 peserta hadir, seluruhnya merupakan pelaku IKM/UMKM yang sebelumnya telah mengikuti sosialisasi bersama Bea Cukai.

Pada kesempatan itu, peserta diperkenalkan langsung dengan buyers ekspor-impor, yakni pasangan Mr. Siddiq dan Nisa yang menjadi narasumber utama.

Mereka menjelaskan teknis kurasi serta perbaikan (permak) produk agar memenuhi selera pasar global. Produk yang dibawa peserta dikurasi satu per satu untuk menilai kelayakan serta potensi permintaan di berbagai negara.

Peserta kegiatan saat menunggu paparan materi teknis kurasi serta perbaikan produk sesuai kebutuhan pasar global.
Peserta kegiatan saat menunggu paparan materi teknis kurasi serta perbaikan produk sesuai kebutuhan pasar global.

“Pasar ekspor yang kita bidik sangat luas, mulai Australia, New Zealand, negara-negara Pasifik, Eropa, Amerika Serikat, Afrika, Timur Tengah, hingga kawasan Indo Cina,” kata Kapala DPKUKMP Palangka Raya, Samsul Rizal melalui Kabid Perindustrian DPKUKMP Palangka Raya Margalis.

Acara juga diisi sesi diskusi dan tanya jawab dalam format Klinik Ekspor, yang memungkinkan pelaku usaha berkonsultasi langsung terkait standar mutu, pengemasan, hingga peluang pasar.

Melihat besarnya antusiasme, DPKUKMP kembali menggelar Tahap II pada Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 15.00 WIB di tempat yang sama.

Kali ini peserta berasal dari kelompok pelaku IKM/UMKM berbeda, sebab jumlah peminat yang ingin dibimbing menuju ekspor terus bertambah.

Untuk tahap kedua, peserta diwajibkan telah memiliki akun SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional) dan diminta membawa contoh produk untuk kembali melalui proses kurasi. Target utama program ini adalah mendorong produk lokal Palangka Raya dapat mulai menembus ekspor pada kloter pertama atau kedua di tahun 2026.

“Kami berharap semakin banyak pelaku usaha daerah yang siap ekspor. Ini peluang besar agar produk kita bisa bersaing di pasar internasional,” ujar Margalis.

Ia pun menambahkan, pada Kamis (11/12/2025) dilaksanakan lagi pertemuan tahap III, di tempat yang sama.

Pertemuan ini membahas pengenalan untuk Produk-2 Ekspor bagi pelaku usaha IKM/UMKM/Koperasi dan usaha perdagangan lainnya, lingkup Kota Palangka Raya, bersama Klinik Ekspor/Eksportir ibu Nisa dan Mr Sidik.

Kegiatan tersebut turut didampingi Tim Bidang Industri DPKUKMP Palangka Raya, yang memastikan pembinaan berjalan berkelanjutan.

Pemerintah kota menegaskan komitmennya untuk membuka akses pasar global bagi IKM/UMKM sebagai langkah memperkuat ekonomi daerah.(aza/b)

Editor : Ayu Oktaviana
#koperasi #samsul rizal #standar mutu #produk lokal #ekonomi daerah #palangka raya #pasar global #bea cukai #dpkukmp palangka raya #pasar ekspor #ekspor #Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) #ikm #pasar internasional #Sistem Informasi Industri Nasional #new zealand