Menyebrang Sungai hingga Jalan Kaki, Pertamina Antar Program Tukar Gas ke Terantang

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 07:38 WIB
Sbm PT. Pertamina Patra Niaga wilayah kalimantan tengah, bagas Wicaksono (rompi merah) menyalurkan tukar gas di wilayah Terantang.(Humas)
Sbm PT. Pertamina Patra Niaga wilayah kalimantan tengah, bagas Wicaksono (rompi merah) menyalurkan tukar gas di wilayah Terantang.(Humas)

 

SAMPIT – Tak cukup hanya menyosialisasikan program dari pusat kota, Pertamina Patra Niaga rela menempuh perjalanan darat, menyeberangi sungai menggunakan klotok hingga berjalan kaki untuk menjangkau warga Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Langkah tersebut dilakukan untuk membawa langsung program Ganti Bright Gas Kini Lebih Gampang kepada masyarakat di wilayah pelosok pada Senin (14/9/2026). Warga yang ingin beralih dari LPG 3 kilogram bersubsidi ke Bright Gas 5,5 kilogram cukup menyerahkan dua tabung LPG 3 kilogram dan menunjukkan KTP.

Sebagai gantinya, warga mendapatkan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram tanpa biaya pembelian tabung. Dalam kegiatan tersebut, warga juga memperoleh tambahan minyak goreng.

Baca Juga: Pemko Palangka Raya Kolaborasi Dengan Pertamina untuk Sediakan Jalur Khusus di SPBU

Sales Area Manager (SAM) PT Pertamina Patra Niaga Donny Prasetya mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah agar penyaluran LPG bersubsidi semakin tepat sasaran.

“Program ini merupakan salah satu upaya kami untuk mendukung LPG subsidi agar penggunaannya semakin tepat sasaran. Masyarakat yang mampu kami dorong untuk beralih menggunakan produk nonsubsidi, sehingga LPG 3 kilogram dapat lebih tersedia bagi masyarakat yang memang berhak,” ujarnya. 

Menurutnya, sosialisasi tidak hanya dilakukan di kawasan perkotaan. Pertamina juga berupaya mendatangi langsung masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau agar informasi mengenai program peralihan tersebut dapat diterima secara lebih luas

Upaya itu terlihat dari perjalanan tim Pertamina menuju Terantang. Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Patra Niaga wilayah Kalimantan Tengah Bagas Wicaksono bersama tim terlebih dahulu menempuh perjalanan darat dari Sampit.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan klotok menuju Desa Terantang. Setibanya di desa, perjalanan belum selesai karena tim masih harus berjalan kaki menuju lokasi kegiatan.

Bagas mengatakan, kehadiran langsung tim Pertamina menjadi bagian dari upaya memudahkan masyarakat sekaligus memastikan program peralihan LPG tersampaikan secara langsung.

“Ini untuk memastikan bahwa pengguna LPG 3 kilogram itu tepat sasaran. Kita sejalan dengan program pemerintah supaya 3 kilogram tepat sasaran,” jelasnya. 

“Masyarakat yang masih menggunakan tabung 3 kilogram dan merasa mampu dapat beralih ke produk Bright Gas non-PSO atau nonsubsidi,” lanjutnya.

Program tersebut mendapat perhatian warga Terantang. Puluhan masyarakat datang dengan membawa tabung LPG 3 kilogram untuk mengikuti proses penukaran.

Warga cukup menyerahkan dua tabung LPG 3 kilogram dan menunjukkan identitas diri. Setelah proses selesai, mereka mendapatkan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram tanpa biaya pembelian tabung.

Salah seorang warga Terantang, Ijal, mengapresiasi langkah Pertamina yang datang langsung ke desa mereka.

“Adanya program tersebut memberikan kemudahan bagi kami, karena warga tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan informasi maupun mengikuti program penukaran tabung. Semoga kegiatan ini dapat kembali dilakukan lagi sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui program peralihan dari LPG 3 kilogram ke produk nonsubsidi,” ucap Ijal.

Bagi Pertamina, program tersebut tidak sekadar menukar tabung. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mendorong penggunaan LPG bersubsidi agar semakin tepat sasaran.

Perjalanan menuju Terantang yang harus ditempuh melalui jalur darat, klotok hingga berjalan kaki menjadi gambaran bahwa sosialisasi program tidak hanya menyasar masyarakat di perkotaan, tetapi juga menjangkau warga di wilayah pelosok.

Melalui program Ganti Bright Gas Kini Lebih Gampang, masyarakat yang dinilai mampu secara ekonomi didorong untuk beralih ke LPG nonsubsidi, sehingga LPG 3 kilogram dapat semakin diperuntukkan bagi masyarakat yang memang berhak menerima subsidi. (*)

Editor : Agus Pramono
desa terantang penyaluran lpg lpg 3kg pertamina