PALANGKA RAYA-Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya mendatangi warung makan di Jalan G Obos karena warung tersebut memiliki nama unik, yakni Ayam Bebek Ganja.
BNN meminta pemilik warung mengganti nama karena nama ganja identic dengan jenis narkotika.
Beragam komentar dari warga bermunculan di Instagram Kalteng Pos yang memuat kabar tersebut.
Ada yang berkomentar tindakan BNN mendatangi warung makan Ayam bebek Ganja dan meminta kepada si pemilik untuk mengganti nama warung makan dianggap sebuah tindakan lucu, tidak inovatif bahkan tindakan kurang kerjaan.
“Lucu wkwkwk,”tulis akun ro_landch.
“Betapa gak bermanfaat dan kurang inovatifnya,”timpal akun prof_312 menanggapi tindakan BNNK tersebut.
“Kurang kerjaan ja BNN nee, bandar bebas jualan kada ja ditangkapnya malas sibuk meurus warung nasi,”kata akun Angga mhart menyambung memberikan komentarnya.
Ada juga warga yang menyebutkan bahwa tindakan pihak BNNK Palangka Raya melarang penggunaan istilah ganja itu sebagai tindakan yang berstandar ganda.
Menurut warganet banyak warga di daerah lain di luar Kalteng atau Palangka Raya yang juga menggunakan kata ganja sebagai nama warung atau nama masakan.
“Saya pikir BNN hanya kurang literasi saja, padahal warung tersebut juga tersebar cabangnya di beberapa kota besar dan semuanya tidak ada masalah soal penamaan karna ganja yang dimaksud adalah trik marketing saja kecuali yang dimaksud BNN adalah tanaman ganja (cannabis sativa), apakah kalo ada yang jualan caker setan sudah pasti ada setan’ disana,“kata akun Ninaninuy.
Selain itu ada juga warga yang berkomentar agar BNNK lebih menfokuskan tugasnya dalam upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran Narkotika dengan lebih giat menangkap para bandar narkotika yang ada di kota Palangka Raya sendiri.
“Ke Puntun sana pang,“ kata pemilik akun zayy_126 merujuk nama daerah yang dikenal sebagai kampung tempat peredaran narkoba di Palangka Raya.
Meskipun demikian ada juga pihak yang menganggap tindakan BNNK Palangka Raya sebagai bagian upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat untuk menjauhi narkotika.
“Sipp sudah benar BNN, jalan deteksi dini untuk meng-cut normalisasi kata ganja dalam makanan dan keseharian, fix no debat, penyalahgunaan narkoba dan cara cara merasuki generasi tua dan muda harus direspons cepat ,jangan cuman komentar negatif , bantulah BNN gimana bisa kalahkan narkoba,“ komentar akun ginzslash_xvi memberikan dukungannya terhadap tindakan BNN ini.(sja/ram)