SAMPIT – Pencarian korban insiden kebakaran kapal di kawasan dermaga Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menemukan titik terang. Petugas berhasil mengevakuasi sosok jasad pria yang ditemukan mengapung di tepian Sungai Mentaya, Selasa (31/3/2026).
Kuat dugaan, jasad tersebut merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam peristiwa kebakaran dan ledakan kapal di galangan milik PT Nusantara Docking Sejahtera, Kelurahan Tanah Mas, Sabtu (28/3/2026) lalu.
Penemuan tersebut berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di wilayah Dusun Pipisan, Kecamatan Seranau. Kondisi jenazah saat ditemukan dalam posisi tertelungkup di pinggir sungai dan hanya menggunakan celana pendek.
Tim gabungan dari Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah bersama Pos SAR Sampit langsung bergerak melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari warga.
“Korban ditemukan di pinggir sungai dengan posisi tertelungkup,” ungkap salah satu petugas di lokasi.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal patroli milik Polairud serta perahu karet Basarnas. Selanjutnya, jenazah dibawa menuju Sampit melalui jalur sungai sebelum dievakuasi ke darat.
Setibanya di darat, korban langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit menggunakan ambulans guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Kebakaran kapal itu membuat tiga orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia di lokasi, satu lainnya mengalami luka, sementara satu korban sempat dinyatakan hilang. (mif)
Editor : Ayu Oktaviana