PENYANYI muda Farel Prayoga kini menjalani hidup baru di Jakarta. Ia memutuskan meninggalkan rumah ayah dan ibu tirinya di Banyuwangi, Jawa Timur, usai sang ayah tersandung kasus hukum terkait perjudian online.
Di ibu kota, Farel tinggal bersama manajernya sambil melanjutkan pendidikannya.
Keputusan Farel meninggalkan rumah disebut-sebut dilatarbelakangi kekecewaannya terhadap orang tuanya, terutama terkait dugaan penyalahgunaan uang hasil kerja kerasnya sebagai penyanyi. Farel merasa penghasilannya digunakan secara tidak transparan.
Namun, tudingan tersebut dibantah tegas oleh Siti Mujayanah, ibu tiri Farel. Ia menyatakan bahwa seluruh uang Farel justru telah dibelikan sejumlah aset sebagai bekal masa depan.
Hal itu, kata Siti, bahkan telah dibuktikan dengan sejumlah sertifikat rumah dan tanah yang pernah ditunjukkan ke publik.
"Kalau saya tidak menyayangi Farel, untuk apa saya rawat dia sejak umur satu minggu? Saya tidak pernah berniat buruk," tegas Siti.
Di tengah konflik dan kesalahpahaman yang terjadi, Siti menyampaikan harapan besar agar Farel mau kembali pulang.
Ia mengaku seluruh keluarga sangat merindukan kehadiran pelantun lagu Ojo Dibandingke itu, terutama sang ayah yang kini dalam kondisi terpuruk.
"Tolong Farel, pulang. Jenguk Bapak, Bapak kangen. Saya tahu Farel, apa pun yang terjadi, saya sayang sama kamu. Jaga diri baik-baik di sana. Kalau bisa pulang, ya Rel. Di sini kangen semua. Bapak, Ibu, semuanya," ucap Siti dengan suara bergetar.
Siti juga menyayangkan bahwa Farel mengambil keputusan hanya berdasarkan cerita sepihak. Ia berharap agar Farel dapat mempertemukan semua pihak, termasuk ibu kandungnya agar
persoalan keluarga ini bisa diselesaikan secara terbuka.
"Saya ini memang cuma ibu tiri, tapi saya yang mengasuh kamu sejak umur satu minggu. Ibu kandungmu waktu itu bahkan tidak pernah menitipkan kamu kepada saya. Nggak ada bilang, ‘Mbak, titip anak saya.’ Tapi saya rawat kamu dengan ikhlas," tuturnya.
Siti Mujayanah berharap Farel tak melupakan kasih sayang yang sudah dibangun bertahun-tahun, dan bisa kembali ke pelukan keluarga yang merindukannya. (jpc/abw)