Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Wow! Kapuas Dapat Kucuran Dana Rp120 Miliar dari Bank Dunia untuk Pengelolaan Sampah

Agus Pramono • Kamis, 8 Januari 2026 | 11:32 WIB
Sekda Kapuas Dr Usis I Sangkai didampingi sejumlah kepala perangkat daerah saat di kantor Kemendagri.
Sekda Kapuas Dr Usis I Sangkai didampingi sejumlah kepala perangkat daerah saat di kantor Kemendagri.

 

KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pengelolaan sampah berbasis Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Terpadu.

Total anggaran yang dikucurkan mencapai sekitar Rp120 miliar dan akan dialokasikan selama lima tahun.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr Usis I Sangkai mengatakan, program pengelolaan sampah ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan sektor persampahan sebagai salah satu upaya transformasi (game changer) dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

“Pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai urusan teknis semata, tetapi menjadi bagian dari transformasi pembangunan nasional. Kapuas menjadi salah satu daerah yang dipercaya mengimplementasikan platform pengelolaan sampah nasional,” kata Usis kepada Kalteng Pos, Kamis (8/1/2026).

Menurut dia, pendekatan yang digunakan bersifat hulu ke hilir, mulai dari pengurangan sampah di sumber hingga pengolahan akhir. Konsep ekonomi sirkular juga diterapkan agar sampah memiliki nilai tambah dan tidak sekadar menjadi beban lingkungan.

Selain itu, perencanaan dilakukan secara terintegrasi dengan prinsip full cost recovery (FCR) guna menjamin keberlanjutan layanan.

Program ini turut mendorong keikutsertaan masyarakat, penguatan kapasitas pemerintah daerah, serta partisipasi seluruh pemangku kepentingan.

“Dalam skema ini juga ditegaskan pemisahan peran antara operator dan regulator agar tata kelola pengelolaan sampah berjalan profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Usis.

Pemkab Kapuas berharap, dukungan pendanaan dan pendampingan dari Bank Dunia tersebut mampu mempercepat pembenahan sistem persampahan, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendukung target pembangunan berkelanjutan di daerah. (art/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#pengelolaan sampah #sampah #kapuas #Kabupaten Kapuas #ekonomi sirkular #tempat pengolahan sampah #bank dunia #Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) #PENGELOLAAN SAMPAH NASIONAL #pembangunan nasional #kemendagri #kebijakan nasional #kualitas lingkungan