KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Tidak semua air mata memiliki fungsi yang sama. Meski terlihat serupa, para peneliti menemukan bahwa air mata emosional memiliki kandungan yang berbeda dibandingkan air mata yang muncul akibat iritasi atau refleks alami mata.
Air mata refleks biasanya muncul ketika mata terkena debu, asap, angin, atau saat seseorang memotong bawang. Fungsi utamanya adalah melindungi dan membersihkan permukaan mata dari benda asing.
Sementara itu, air mata emosional muncul saat seseorang merasakan kesedihan, frustrasi, haru, rasa kehilangan, bahkan kebahagiaan yang mendalam.
Penelitian menemukan bahwa air mata emosional mengandung lebih banyak protein, hormon, dan senyawa kimia tertentu yang berkaitan dengan stres psikologis.
Karena kandungan tersebut, banyak ilmuwan menyebut tangisan emosional sebagai salah satu bentuk detoksifikasi alami tubuh terhadap tekanan mental.
Melalui proses menangis, melansir https://poltekkeskotapenajam.org tubuh tidak hanya mengekspresikan emosi, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan sistem saraf dan kondisi psikologis.
Temuan ini semakin memperkuat anggapan bahwa menangis memiliki manfaat biologis yang lebih besar daripada sekadar respons emosional biasa.(*)
Editor : Agus Pramono