Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Lebih dari Sekadar Bumbu, Ini 5 Jenis Garam yang Ampuh Jaga Keseimbangan Elektrolit Tubuh

Kiki Rizqie • Jumat, 29 Mei 2026 | 12:30 WIB
Manfaat garam bagi tubuh.(Magnific.com)
Manfaat garam bagi tubuh.(Magnific.com)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Garam sering kali dianggap sebagai pemicu masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi. Namun, tubuh kita tetap membutuhkan natrium untuk menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, dan kerja otot.

Menariknya, garam tidak hanya terdiri dari garam dapur putih yang biasa kita lihat. Di dunia kuliner dan kesehatan, melansir https://poltekkessumedangutara.org ada berbagai jenis garam dengan karakteristik, kandungan mineral, dan manfaat yang berbeda-beda.

Berikut adalah 5 jenis garam yang populer beserta manfaatnya untuk kesehatan tubuh Anda:

1. Garam Himalaya (Pink Himalayan Salt)
Garam ini sangat mudah dikenali dari warnanya yang merah muda kemerahan. Warna unik ini berasal dari kandungan zat besi serta mineral lain yang tertanam di dalam Tambang Garam Khewra, Pakistan.

Manfaat Kesehatan: Karena tidak melalui proses pemurnian yang ketat, garam Himalaya mempertahankan sekitar 84 mineral mikro (termasuk kalium, magnesium, dan kalsium). Garam ini dinilai lebih baik dalam membantu menjaga hidrasi tubuh, menyeimbangkan pH tubuh, dan mendukung fungsi pernapasan yang sehat.

2. Garam Laut (Sea Salt)
Garam laut diproduksi secara alami melalui proses penguapan air laut. Teksturnya biasanya lebih kasar dan rasanya lebih kuat dibandingkan garam dapur biasa.

Manfaat Kesehatan: Proses produksinya yang minim membuat garam laut kaya akan mineral esensial seperti kalium, zat besi, dan zinc. Kandungan alami ini membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, mendukung sistem imun, serta menjaga kesehatan kulit jika digunakan dengan tepat.

3. Garam Kosher (Kosher Salt)
Garam kosher memiliki butiran yang lebih besar, berbentuk pipih, dan tidak menggumpal. Garam ini sangat populer di dunia kuliner karena tidak mengandung tambahan zat anti-penggumpal (anti-caking agent) maupun iodium.

Manfaat Kesehatan: Karena butirannya yang besar dan berongga, garam kosher sebenarnya memiliki kandungan natrium yang lebih sedikit per sendok takar jika dibandingkan dengan garam dapur halus. Ini bisa membantu Anda mengontrol asupan natrium harian saat memasak tanpa kehilangan cita rasa makanan.

4. Garam Celtic (Celtic Sea Salt / Sel Gris)
Garam Celtic dipanen dari dasar kolam air laut di pesisir Prancis menggunakan metode tradisional. Garam ini memiliki warna agak keabu-abuan dan teksturnya sedikit lembap karena masih mengikat air.

Manfaat Kesehatan: Garam Celtic terkenal sangat kaya akan magnesium. Kandungan magnesium yang tinggi ini sangat baik untuk membantu meredakan kram otot, menurunkan tingkat stres, membantu tidur lebih nyenyak, serta menjaga tekanan darah tetap stabil.

5. Garam Dapur Beriodium (Table Salt)
Ini adalah jenis garam yang paling umum kita temukan di dapur. Garam ini telah melalui proses pemurnian tingkat tinggi untuk menghilangkan kotoran dan mineral lain, sehingga menyisakan natrium klorida murni yang diberi tambahan zat iodium.

Manfaat Kesehatan: Meskipun mineral alaminya hilang selama proses pemurnian, tambahan iodium pada garam dapur memiliki peran yang sangat vital. Iodium sangat dibutuhkan oleh kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon yang mengatur metabolisme tubuh, serta mencegah penyakit gondok dan gangguan perkembangan otak pada anak.

Apapun jenis garam yang Anda pilih, komponen utamanya tetaplah natrium. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi garam harian yang aman bagi orang dewasa adalah maksimal 5 gram (atau sekitar 1 sendok teh) per hari. Konsumsi berlebih tetap berisiko meningkatkan tekanan darah. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#natrium #Garam Himalaya #Garam Kosher #kelenjar tiroid #tekanan darah tinggi