Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sampit Expo 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi hingga Rp8 Miliar

Agus Pramono • Kamis, 15 Januari 2026 | 11:25 WIB
Suasana Sampit Expo 2026.MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Suasana Sampit Expo 2026.MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

SAMPIT-Pelaksanaan Sampit Expo 2026 telah berakhir Rabu (14/1/2026) malam.

Kegiatan dalam rangka HUT ke-73 Kotim itu berhasil memberikan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi daerah.

Selama sepekan pelaksanaan, mulai 7 hingga 14 Januari 2026, ajang tahunan tersebut berhasil mencatatkan perputaran ekonomi yang signifikan sekaligus menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku usaha di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kotim, Johny Tangkere, menyampaikan bahwa Sampit Expo tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi ruang bertemunya ide, inovasi, dan kemitraan antarpelaku ekonomi, baik skala lokal maupun nasional.

“Selama sepekan, mulai 7 sampai dengan 14 Januari 2026, kita telah bersama-sama mendukung perekonomian daerah melalui partisipasi pelaku usaha, UMKM, dan mitra dagang lainnya. Sampit Expo bukan hanya ajang promosi, tetapi juga ruang kolaborasi dan pertukaran ide pelaku ekonomi,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Diskopukmperindag, total perputaran uang selama kegiatan berlangsung mencapai sekitar Rp7 hingga Rp8 miliar. Jumlah pengunjung tercatat rata-rata 5.500 orang per hari, sehingga total kunjungan selama expo berlangsung mencapai kurang lebih 44.000 orang.

“Kami mencatat adanya peningkatan jumlah peserta dan pengunjung expo tahun ini, dengan total transaksi ekonomi mencapai target sekitar Rp7 sampai Rp8 miliar,” jelasnya.

Selain mendorong transaksi ekonomi masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah. Dari sektor sewa lahan kegiatan, retribusi parkir, sewa tenda bazar, hingga sewa daya listrik, pemerintah daerah memperoleh pendapatan sekitar Rp65 juta.

Tak hanya itu, Diskopukmperindag bersama Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, juga menggelar operasi pasar murah selama Sampit Expo berlangsung.

Sebanyak kurang lebih 1.000 paket sembako disalurkan kepada masyarakat.

“Dalam satu paket berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan satu kaleng susu kental manis. Ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat,” katanya.

Pada sisi partisipasi dan kualitas pameran, stand-stand peserta Sampit Expo juga dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari awak media profesional dan independen.

Penilaian tersebut akan menentukan pemenang stand terbaik serta sejumlah lomba lainnya yang digelar selama expo.

Sementara itu, kemeriahan Sampit Expo juga dirangkai dengan Festival Budaya Habaring Hurung yang menampilkan 17 atraksi kesenian, permainan, dan olahraga tradisional.

Selain itu, Pameran Dekranasda bertajuk Gelora Kriya Dekranasda Kotim 2026 di Gedung Futsal Indoor turut semarak dengan berbagai perlombaan kerajinan.

“Perlombaan meliputi lomba menjawet, ecoprint, hingga lomba mewarnai yang diikuti peserta dari kecamatan dan sekolah-sekolah se-Kotim,” ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan Sampit Expo 2026 masih terdapat kekurangan. Ia berharap semangat kolaborasi dan inovasi yang terbangun dapat terus dijaga di tahun-tahun mendatang.

“Mari kita terus menjaga semangat membangun Kotawaringin Timur tercinta. Kami berharap ke depan semangat inovasi ini semakin berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (mif/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#HUT ke 73 Kotim #pergerakan ekonomi #operasi pasar murah #umkm #olahraga tradisional #Sampit Expo 2026 #Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) #perputaran uang #Transaksi ekonomi #sampit expo #pendapatan daerah #Festival Budaya Habaring Hurung #stabilitas harga #peningkatan kesejahteraan #produk unggulan daerah