Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

BMKG Sarankan Petani Pilih Varietas Tahan Kering, Antisipasi Kemarau Panjang

Miftahul Ilma • Kamis, 2 April 2026 | 08:57 WIB
Petani menghadapi tantangan kemarau panjang.DOK AGUS PRAMONO/KALTENGPO.JAWAPOS.COM
Petani menghadapi tantangan kemarau panjang.DOK AGUS PRAMONO/KALTENGPO.JAWAPOS.COM

 

SAMPIT – Ancaman musim kemarau yang diprediksi lebih panjang mulai menjadi perhatian serius, terutama bagi sektor pertanian di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan petani untuk segera beradaptasi agar dampak kekeringan tidak berujung pada penurunan hasil panen.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit, Mulyono Leo Nardo, menyarankan agar petani mulai memilih jenis tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi minim air, seiring dengan karakter musim kemarau yang diperkirakan lebih kering tahun ini.

“Untuk sektor pertanian, kami mengimbau masyarakat agar menanam varietas yang tahan terhadap kekurangan air,” ujarnya, Kamis (2/4/2026). 

Menurutnya, pola musim di Kotim yang cenderung memiliki periode kemarau cukup panjang berpotensi memengaruhi produktivitas jika tidak diantisipasi sejak dini. Oleh karena itu, penyesuaian pola tanam menjadi langkah penting untuk menjaga hasil pertanian tetap stabil.

Selain sektor pertanian, BMKG juga menyoroti potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring masuknya musim kemarau. Wilayah Kotim yang didominasi lahan gambut dinilai sangat rentan terhadap kebakaran.

“Kita sebentar lagi memasuki musim kemarau dan diprediksi lebih kering serta lebih panjang dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, karena berisiko memicu kebakaran yang meluas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan tidak membakar lahan secara sembarangan, karena lahan gambut sangat mudah terbakar,” imbuhnya.  (mif)

Editor : Agus Pramono
#air bersih #musim kemarau panjang #bmkg #kotawaringin timur