Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bea Cukai Beri Penjelasan Soal Mouse Gaming Viral, Bukan Meredam Malah Dihujat Netizen

Ayu Oktaviana • Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:50 WIB

Klarifikasi Bea Cukai soal mouse gaming yang viral.
Klarifikasi Bea Cukai soal mouse gaming yang viral.

USAI video viral di media sosial X yang dibagikan netizen terkait seorang gamers yang diminta membayar jutaan rupiah oleh Bea Cukai, akhirnya Bea Cukai klarifikasi.

Dalam video yang dibagikan @renzum1 di media X, menampilkan seorang gamers yang mengaku diminta membayar Rp8,9 juta untuk sebuah mouse gaming.

Padahal, mouse tersebut masih berupa sampel produk untuk dites dan belum dijual secara komersial.

Menyadari ramainya perbincangan tersebut, melalui akun resmi Bea Cukai, mereka memberikan penjelasan terkait hal ini.

“Halo, setiap barang kiriman impor dengan nilai di atas USD 3 dikenakan Bea Masuk dan Pajak. Untuk barang yang bukan hasil transaksi, penetapan nilai barang berdasarkan nilai transaksi barang identik atau serupa,” tulis akun @bravobeacukai.

Sayangnya, klarifikasi tersebut tidak meredam kemarahan publik. Warganet menilai penjelasan itu hanya normatif dan tidak menyentuh persoalan utama: transparansi serta akurasi penentuan nilai barang.

Kasus mouse gaming ini menambah panjang deretan kontroversi Bea Cukai yang kerap viral di media sosial.

Dari barang titipan pribadi, hobi koleksi, hingga donasi, publik merasa proses yang berbelit dan pungutan yang tinggi justru membuat masyarakat kesulitan.

Alih-alih melindungi industri lokal, Bea Cukai kini dipersepsikan sebagian besar warganet sebagai lembaga yang 'memalak' dan menghambat kreativitas warga untuk berkembang.

"Selalu ada drama tiap kali barang impor nyangkut di Bea Cukai. Rasanya lembaga ini bukan mempermudah, malah menghalangi orang berkembang," tulis seorang pengguna X.

Tak sedikit pula netizen yang mempertanyakan transparansi Bea Cukai.

Lembaga tersebut memang kerap mendapat sorotan, apalagi memperlakukan beda antara warga biasa dengan pejabat yang justru sering meminta akses barang masuk tanpa kena pajak.

"Transparansi itu kunci. Kalau nilainya jelas dan ada dasar hukum, mungkin orang masih bisa terima. Tapi kalau main taksir, ya wajar orang kesal," tambah akun lainnya. (jpg/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#transaksi #gamers #Komersial #bea cukai #viral #pajak #Mouse Gaming #industri lokal #kreativitas #transparansi #barang impor #media sosial