Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

10 Sikap Orang Egois dalam Obrolan yang Bikin Emosi Memuncak, Nomor 3 Paling Nyebelin!

Heron • Rabu, 26 November 2025 | 09:05 WIB
Hal yang dilakukan orang egois dalam setiap obrolan yang bikin kesal. (Freepik/ stockking)
Hal yang dilakukan orang egois dalam setiap obrolan yang bikin kesal. (Freepik/ stockking)

OBROLAN yang seharusnya hangat dan mengalir santai bisa berubah menjadi medan perang emosi ketika berhadapan dengan orang egois. Mereka bukan hanya mendominasi percakapan, tapi juga membuat siapa pun merasa tidak dihargai, tidak didengar, dan terkuras mental.

Dilansir dari Geediting.com, berikut 10 perilaku orang egois dalam obrolan yang paling sering bikin kesal.

1. Semua Topik Harus Tentang Diri Mereka
Ini ciri paling klasik. Apa pun yang kamu ceritakan, mereka selalu punya versi yang lebih “wah”.

Kamu bilang lelah, mereka bilang jauh lebih lelah. Kamu cerita liburan, mereka langsung sibuk memamerkan liburan versi mereka.

Akhirnya, kamu merasa seperti tidak dianggap ada.

2. Hobi Memotong Pembicaraan
Mereka bukan antusias — mereka hanya percaya bahwa pendapat mereka lebih penting.

Saat kamu bicara, mereka sudah menyiapkan kalimatnya sendiri. Sikap ini seperti mengatakan: Ucapanmu tidak sepenting milikku.

3. Mendengarkan Sekadarnya, Bukan Memahami
Kelihatannya mereka mendengarkan, tapi sebenarnya hanya menunggu giliran untuk bicara lagi.

Begitu kamu selesai bicara, mereka langsung mengalihkan topik ke pengalaman mereka.

Ini bukan komunikasi, ini perebutan panggung.

4. Diam-Diam Mengubah Obrolan Jadi Ajang Kompetisi
Kamu cerita pencapaian kecil, mereka membalas dengan pencapaian lebih besar.

Kamu berbagi kesulitan, mereka cerita masalah yang lebih tragis.

Bagi mereka, percakapan adalah kompetisi egosentris, bukan koneksi.

5. Mendominasi Waktu Bicara Tapi Mengklaim Diri Komunikator Hebat
Banyak bicara bukan berarti hebat berkomunikasi. Orang egois mengisi setiap jeda dengan cerita, opini, atau lelucon, padahal yang mereka lakukan hanyalah menguras energi orang lain.

6. Menghindari Emosi yang Membuat Mereka Tak Nyaman
Ketika kamu bicara tentang hal rentan, mereka buru-buru menutup pembicaraan dengan kalimat klise:

“Jangan terlalu sensitif,” atau “Kamu lebay.”

Mereka meremehkan emosimu demi melindungi kenyamanan diri sendiri.

7. Menggunakan Pesona untuk Mengendalikan Percakapan
Tidak semua orang egois bersikap kasar. Ada yang memakai pesona, humor, dan pujian sebagai alat kontrol.

Setelah suasana cair, mereka kembali menggiring topik ke arah yang mereka inginkan. Manipulasi halus, tapi efektif.

8. Mengabaikan Batasan yang Kamu Buat
Mereka merasa punya hak istimewa untuk membahas apa pun.

Saat kamu bilang tidak nyaman, mereka menertawakanmu, menyalahkanmu, atau bilang kamu terlalu serius.

Mereka menguji batasmu demi memastikan kamu tetap dalam zona kendali mereka.

9. Pura-Pura Berempati Tapi Tidak Pernah Tulus
Mereka tahu kalimat yang “pas” untuk terdengar peduli, seperti:

“Aku paham kok,” atau “Pasti berat ya.”
Tapi tidak ada tindak lanjut, perhatian, atau perubahan perilaku. Semua hanya topeng sosial.

10. Selalu Ingin Mendapat Kata Terakhir
Setiap diskusi bagi mereka adalah arena kekuasaan. Mereka harus mengoreksi, menambahkan klarifikasi, atau menegaskan pendapat mereka sekali lagi. Tidak peduli topik sepele atau serius, mereka harus menang. (jp)

Editor : Ayu Oktaviana
#manipulasi #egois #Egosentris #klarifikasi #medan perang #memotong pembicaraan