PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memastikan langkah pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) terus diperkuat menyikapi antrean panjang yang masih terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya Samsul Rizal menegaskan pihaknya telah mengaktifkan satuan tugas (satgas) sejak awal terjadinya kelangkaan BBM. Satgas BBM Pemko akan terus bekerja hingga situasi kembali stabil.
“Untuk satgas dari Pemko, kita sudah ada sejak pertama kali BBM mulai langka. Tentu satgas ini akan tetap ada sampai Natal dan Tahun Baru selesai atau sampai kondisi BBM benar-benar kembali normal,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi di Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (18/11/2024).
Samsul menjelaskan, keberadaan satgas dari Pemko berbeda dengan satgas yang akan dibentuk oleh Pertamina.
“Satgas Pertamina itu satgas internal mereka berbeda dengan satgas milik kita. Mereka akan mulai bertugas pada awal Desember nanti,” tambahnya.
Sementara itu perwakilan Pertamina yakni SMB Pertamina Wilayah Kalteng Afiff Wira Perdana memastikan kesiapan pihaknya dalam mengamankan pasokan BBM.
“Untuk satgas kami akan dilaksanakan di awal Desember. Nantinya tim akan memastikan stok BBM tersedia di setiap SPBU di Kalteng, khususnya Palangka Raya, menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Pemko menilai sinergi antara satgas daerah dan satgas Pertamina akan memperkuat pengawasan stok serta distribusi BBM, sehingga dapat meminimalisir potensi antrean dan kelangkaan pada momentum libur akhir tahun. (chi/ans)
Editor : Ayu Oktaviana