Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Curah Hujan Tinggi Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Wali Kota Palangka Raya Gerak Cepat Tinjau Drainase Bermasalah

Agus Pramono • Rabu, 24 Desember 2025 | 13:10 WIB
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melihat kondisi drainase. ILHAM ROMADHONA/KALTENG PO
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melihat kondisi drainase. ILHAM ROMADHONA/KALTENG PO

 

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, melakukan peninjauan langsung ke lima titik drainase yang berada di kawasan rawan banjir di wilayah Kota Palangka Raya.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi genangan air di tengah tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dan menuju Natal dan Tahun Baru 2026.

Adapun lima lokasi yang ditinjau meliputi Jalan Bandeng, kawasan Pasar Rajawali, Jalan Belibis, Jalan Bukit Raya 12, serta Jalan Bukit Raya 13.

Lokasi-lokasi tersebut selama ini kerap menjadi titik rawan genangan ketika hujan deras melanda kota.

Dalam peninjauan tersebut, Fairid mengecek langsung kondisi drainase, aliran air, serta sejumlah titik yang dinilai berpotensi mengalami penyumbatan akibat sedimentasi maupun sampah.

Ia juga langsung menginstruksikan dinas teknis terkait untuk segera melakukan penanganan di lapangan.

“Saya minta dinas terkait segera bergerak cepat. Jangan sampai drainase tersumbat dan menimbulkan genangan air yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat,” tegas Fairid di sela peninjauan, Selasa petang (23/12/2025).

Menurut Fairid, upaya pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah banjir terjadi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pemeliharaan drainase secara rutin, terutama di kawasan-kawasan padat penduduk dan jalur utama lalu lintas.

“Curah hujan saat ini cukup tinggi. Kalau drainase tidak berfungsi dengan baik, genangan bisa cepat terjadi. Ini yang ingin kita antisipasi sejak dini,” ujarnya.

Fairid juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, termasuk dengan memastikan saluran air berfungsi optimal dan tidak terhambat oleh sampah maupun endapan lumpur.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.

“Drainase yang sudah dibersihkan akan percuma kalau masih ada sampah yang dibuang sembarangan. Ini perlu kesadaran bersama,” tambahnya.

Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjut Fairid, akan terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan banjir lainnya serta melakukan penanganan bertahap guna meminimalisir dampak curah hujan tinggi terhadap aktivitas warga.

“Harapan kita, dengan langkah cepat dan kerja bersama, genangan dan banjir bisa dicegah sehingga masyarakat tetap merasa aman dan nyaman,” pungkas orang nomor satu di Kota Cantik ini. (ham)

Editor : Ayu Oktaviana
#curah hujan tinggi #curah hujan #cuaca ekstrem #drainase #saluran air #fairid naparin #Kota Cantik #membuang sampah sembarangan #palangka raya #hujan deras #kawasan rawan banjir #Natal dan Tahun Baru 2026 #genangan air