Jalan Nasional DAS Barito Rusak Parah, DPRD Kalteng Pertanyakan Kinerja Balai Jalan Nasional

Kamila • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 19:20 WIB
Sirajul Rahman soroti jalan nasional DAS Barito
Sirajul Rahman soroti jalan nasional DAS Barito

 

PALANGKA RAYA–Kondisi jalan nasional di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kalimantan Tengah, mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng, Sirajul Rahman. 

Baca Juga: Wagub Edy Prawowo: Jalan Rusak Tak Dibiarkan, Kalteng Tetap Usulkan Perbaikan ke Balai Nasional

Dewan meminta, Balai Jalan Nasional dan pemerintah pusat segera melakukan perbaikan menyeluruh, mengingat kerusakan yang dinilai cukup parah dan membahayakan pengguna jalan.

Sirajul mengungkapkan, kerusakan jalan terjadi di sejumlah wilayah mulai dari Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara hingga Murung Raya. Selain kondisinya yang sempit, banyak ruas jalan mengalami kerusakan, terutama pada jalur dari Muara Teweh menuju Puruk Cahu.

“Mulai dari Barito Selatan, Barito Timur, kemudian Barito Utara sampai Murung Raya itu jalan negara. Relatif sempit dan rusak, banyak masalah, terutama dari Muara Teweh ke Murung Raya itu rusak jalannya,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Perjuangan Islam dan Nasionalisme di DAS Barito, Banjar-Dayak Bersatu Melawan Kolonial

Sirajul menambahkan, titik kerusakan terparah berada di ruas Kilometer 52 menuju Puruk Cahu. Kondisi jalan di kawasan tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan rawan kecelakaan.

Tak hanya jalan, Sirajul juga menyoroti kondisi jembatan yang mulai mengalami kerusakan, salah satunya di wilayah Bitan. Ia menyebut jembatan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan dan bahkan tergenang air.

“Jembatan di Bitan itu juga sudah mulai rusak, berair juga,” tambahnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Barito Utara Desak Perbaikan Jalan Nasional Menuju Muara Teweh, Singgung Wakil Kalteng di DPR RI

Selain itu, ia menyinggung, belum adanya kelanjutan pembangunan jalan nasional pada ruas dari Sungai Hanyu menuju Puruk Cahu. Sirajul berharap, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kelanjutan pembangunan tersebut.

“Harapannya kepada balai dan pemerintah pusat untuk memperhatikan jalan itu. Ini aset kita, kalau sudah dibangun tapi terbengkalai kan sayang,” ucapnya.

Baca Juga: Jalan Nasional di Kalteng Rusak 191 Km, Pemprov–BPJN Matangkan Sinkronisasi Anggaran Perbaikan

Sirajul berharap, meskipun saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas. Komisi IV meminta agar penganggaran dapat segera dilakukan, baik tahun ini maupun tahun depan.

“Kita berharap mulai tahun ini dan tahun depan itu dipikirkan untuk menganggarkannya, agar pembangunan bisa ditindaklanjuti sampai selesai,” pungkasnya. (afa)

Editor : Ayu Oktaviana
Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito Jalan Nasioal Sirajul Rahman Balai Jalan Nasional jalan rusak