PALANGKA RAYA – Dukungan logistik yang dijanjikan Presiden Prabowo untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah terus berdatangan.
Sejumlah perlengkapan penanganan karhutla, mulai dari pompa air, alat kesehatan, masker hingga flexible water tank, dikirim menggunakan pesawat militer.
Baca Juga: Sekolah di Kotim Kembali Dibuka, Penyesuaian Jam Selama Kabut Asap Diberlakukan
Bantuan tersebut tiba secara bertahap di Kalimantan Tengah pada Minggu (23/8/2026).
Pesawat A400 Atlas mendarat sekitar pukul 10.15 WIB dengan membawa 500 unit pompa air, perlengkapan kesehatan, serta masker.
Kemudian pada pukul 19.05 WIB, pesawat C-130 kembali tiba membawa bantuan tambahan berupa perlengkapan masker sebanyak 78 koli serta sejumlah perlengkapan pendukung lainnya, termasuk senter kepala waterproof dengan daya 350–500 lumen.
Tak hanya itu, pengiriman bantuan juga dilanjutkan dengan mendatangkan flexible water tank untuk mendukung kebutuhan air dalam operasi pemadaman karhutla.
Sebanyak 500 unit berkapasitas 1.000 liter dan 500 unit berkapasitas 2.000 liter diterbangkan untuk memperkuat sarana dan prasarana di lapangan.
Asisten Logistik Kodam XII/Tambun Bungai, Kolonel Czi Adi Sujiwo, mengatakan tambahan sarana dan prasarana tersebut sangat membantu upaya penanganan karhutla, terutama dalam mendekatkan sumber air ke lokasi kebakaran.
Baca Juga: Tim Pemburu Api Isen Mulang Mulai Bekerja, Memperkuat Satgas di Lapangan
“Adanya sarpras ini tentunya sangat mendukung penanganan karhutla, di mana mendekatkan sumber api dari sumber air,” kata Adi saat rilis penanganan karhutla bersama Gubernur Kalteng dan Kapolda Kalteng, Senin (24/8/2026).
Menurut dia, dukungan logistik tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penanganan kebakaran di lapangan. Selain memperkuat operasi pemadaman, bantuan juga ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla.
Baca Juga: Karhutla Kalteng: 51 Kasus Pembakaran Diselidiki, 13 Tersangka dan 4 Korporasi Didalami
Dengan dukungan personel, peralatan, dan logistik yang semakin diperkuat, penanganan karhutla di Kalteng diharapkan berjalan lebih efektif sehingga kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat dapat kembali aman serta normal.(*)
Editor : Ayu Oktaviana