Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Duel Panas di Segiri, Persija Keluhkan Kondisi Lapangan Usai Tumbang dari Persib

Agus Pramono • Senin, 11 Mei 2026 | 10:35 WIB
Fabio Calonego, gelandang Persija.Persija.id
Fabio Calonego, gelandang Persija.Persija.id

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Laga klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) berlangsung sengit hingga menit akhir. Persib sukses keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 pada pekan ke-32 BRI Super League.

Kekecewaan menyelimuti Persija. Pelatih Mauricio Souza menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya dalam laga penuh tensi tersebut.

Tak hanya soal kepemimpinan wasit, Persija juga mengeluhkan kondisi lapangan Stadion Segiri yang dinilai menyulitkan permainan mereka. Gelandang Persija, Fabio Calonego, mengatakan timnya kesulitan menerapkan pola umpan pendek yang selama ini menjadi ciri permainan Macan Kemayoran.

Menurut Fabio, karakter lapangan di Stadion Segiri berbeda jauh dibanding Stadion Gelora Bung Karno yang biasa digunakan Persija. Kondisi itu membuat aliran bola tidak berjalan mulus sehingga ritme permainan tim terganggu.

Fabio menyayangkan banyaknya peluang yang belum bisa dikonversi menjadi lebih dari satu gol. Selanjutnya, ia berharap seluruh elemen tim terus berjuang hingga musim berakhir.

“Sekali lagi kami menciptakan banyak peluang, namun kami tidak efektif dalam mencetak gol dan hal itulah yang akhirnya berujung pada kekalahan. Tidak banyak yang bisa dikatakan. Sekarang saatnya tetap mengangkat kepala, bekerja keras, dan melanjutkan perjuangan di kompetisi ini,” ucap gelandang berusia 28 tahun itu.

Keluhan tersebut menjadi sorotan tersendiri dalam duel klasik yang berlangsung keras dan emosional. Meski demikian, hasil akhir memastikan Persib membawa pulang kemenangan penting dalam persaingan menuju papan atas klasemen.

Kemenangan tersebut disambut lega pelatih Persib, Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu mengakui pertandingan berjalan sulit dan tidak mudah bagi timnya. Namun di tengah tekanan persaingan papan atas, tiga poin dinilai jauh lebih penting dibanding penampilan atraktif.

Menurut Bojan, anak asuhnya dipaksa bekerja keras sepanjang pertandingan menghadapi tekanan Persija. Ia bahkan menyebut laga tersebut bukan permainan terbaik Persib musim ini.

“Ini mungkin bukan permainan terbaik yang pernah kami mainkan, tetapi sangat sulit dan penuh kerja keras,” ujar Bojan.

Ia juga memberikan pujian khusus kepada Adam Alis yang dianggap tampil inspiratif dan menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Gol dan kontribusi sang gelandang dinilai mampu mengubah jalannya laga hingga Persib memastikan kemenangan penting.

“Pada akhirnya, kami memenangkan pertandingan melalui Adam yang hari ini benar-benar terinspirasi. Tentu saya senang dengan tiga poin untuk Persib,” lanjutnya.(*)

Editor : Agus Pramono
#paolo calonego #bojan hodak #stadion segiri #persib #persija vs persib