PALANGKA RAYA – Tim dosen dan mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Palangka Raya (FMIPA UPR) melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, untuk membantu warga mencegah demam berdarah dengue (DBD).
Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat dengan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Pencegahan DBD melalui Pelatihan Pembuatan EcoTrap dan Semprot Nyamuk Berbasis Minyak Atsiri”.
Data Profil Kesehatan Kota Palangka Raya 2023 mencatat Kelurahan Menteng sebagai daerah endemis DBD dengan kasus tertinggi. Hal ini mendorong perlunya inovasi pencegahan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Kegiatan berlangsung dalam dua tahap di Kantor Kelurahan Menteng, pada 23 dan 30 Agustus 2025. Program ini mendapat dukungan pendanaan dari DPPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek melalui Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dalam rangka Program Pengabdian kepada Masyarakat 2025.
Pada tahap pertama pada 23 Agustus 2025, peserta dari TP-PKK dilatih membuat EcoTrap, perangkap larva nyamuk ramah lingkungan. Perangkap dibuat dari toples hitam, kaleng bekas, kasa, dan larutan atraktan alami dari gula dan ragi atau rendaman jerami padi kering.
EcoTrap ini menarik nyamuk untuk bertelur di dalamnya sehingga dapat mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti di lingkungan sekitar.
Tahap kedua pada 30 Agustus 2025, kegiatan berfokus pada pembuatan semprot nyamuk berbahan dasar serai.
Minyak atsiri dari serai diekstrak menggunakan alat destilasi, lalu dicampur dengan alkohol 70% food grade dan air. Hasilnya adalah semprot nyamuk alami yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan.
Ketua tim pengabdian, Regina Wahyudyah Sonata Ayu berharap teknologi ini bisa dipraktikkan mandiri oleh masyarakat.
“Dengan teknologi sederhana ini, kami berharap ibu-ibu TP-PKK dapat terus melakukan pencegahan DBD di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Salah satu peserta, Wilis Agustini, menyampaikan apresiasinya. “Kami mendapat ilmu baru tentang cara mencegah DBD. Terima kasih kepada tim dosen dan mahasiswa atas pendampingannya,” ungkapnya.
Program ini diharapkan menjadikan TP-PKK Menteng sebagai pelopor penggunaan teknologi ramah lingkungan untuk pengendalian penyakit.
Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.
Tim pelaksana terdiri atas ketua tim bersama dua dosen anggota, Kadek Ayu Cintya Adelia, M.Si., dan Mirnawati Dewi, M.Si., serta dua mahasiswa, Gracillia Nelitasya Valentina dan Novalina Septiani.(sma/b)
Editor : Ayu Oktaviana