KAPUAS – PT Asmin Bara Bronang melalui program Asmin Green School 2.0 kembali melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan, kali ini di SMP Negeri 4 Kapuas Tengah, pada 3 September 2025. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh siswa dan guru sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap isu pengelolaan sampah yang kian mendesak untuk ditangani sejak dini.
Melalui program ini, siswa diperkenalkan pentingnya menjaga kelestarian alam dengan memahami dampak buruk sampah, khususnya plastik, terhadap ekosistem. Mereka juga belajar konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya teori, kegiatan dikemas dalam bentuk praktik langsung. Siswa dilatih membuat Ecobrick dari botol plastik bekas, menghasilkan kerajinan tangan kreatif dari sampah, merancang tong komposter untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk, serta membuat lubang biopori sebagai sarana resapan air sekaligus penguraian sampah organik.
CSR PT Asmin Bara Bronang, Hutdy Samodera, mengatakan pihaknya ingin menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui pembelajaran interaktif.
“Harapan kami, kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan cinta lingkungan. Perubahan kecil yang dimulai dari sekolah bisa memberi dampak besar bagi lingkungan di masa depan,” ujarnya.
Kepala SMP Negeri 4 Kapuas Tengah, Rabiyati, menyampaikan apresiasi atas program tersebut.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapat pengalaman langsung dalam mengolah sampah. Ini menjadi bekal penting untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat,” tuturnya.
Program Asmin Green School menjadi sarana pembelajaran interaktif di luar kelas yang memberi dampak positif bagi siswa. Dengan pendekatan partisipatif, PT Asmin Bara Bronang berharap generasi muda tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. (HMS/SMA)
Editor : Ayu Oktaviana