Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kegeraman Warga Laung Tuhup Memuncak! Cegat Truk dan Turunkan Kayu Diduga Hasil Nebang di Hutan Lindung

Agus Pramono • Jumat, 17 Oktober 2025 | 10:40 WIB
Kayu yang sudah diturunkan.SCREENSHOOT VIDEO
Kayu yang sudah diturunkan.SCREENSHOOT VIDEO

PURUK CAHU- Beredar video dugaan pembalakan liar di Kawasan hutan di lindung di Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya pada Rabu (15/10/2025).

Dalam video berdurasi 5 menit lebih di grup Facebook Info Murung Raya Terkini itu, tiga sampai lima unit truk fuso bermuatan kayu.

Kayu-kayu tersebut disebut-sebut memiliki legalitas resmi dan telah diangkut selama beberapa tahun terakhir.

Namun, setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan bukti legalitas yang pasti maupun akurat atas aktivitas tersebut.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat asli daerah tersebut hanya diam, hingga akhirnya rasa geram pun memuncak.

Sebagai bentuk protes, warga memblokir aktivitas para pelaku penebangan liar yang tidak memiliki izin resmi.

Dalam narasi video itu, dijabarkan, warga menilai hutan hijau Laung Tuhup kini seperti dikuasai ‘tikus-tikus pintar’ yang memiliki ‘pawang kucing’ andal.

Akibat aktivitas penebangan tersebut, hutan menjadi gundul, dan jalan lintas poros utama rusak parah akibat dilalui truk bermuatan kayu melebihi kapasitas.

Hingga kini, tidak ada upaya perbaikan jalan maupun perhatian serius dari pihak terkait terhadap akses utama menuju Kecamatan Laung Tuhup.

Akibat kerusakan jalan yang parah, warga setempat sering kali terjatuh saat melintas, terutama ketika musim hujan. Kondisi ini memperlihatkan bagaimana rakyat kecil menjadi korban dari kerakusan segelintir orang yang menjarah kekayaan alam tanpa memikirkan dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat.

Narasi ini juga disertai tagar #PrabowoSubianto selaku Presiden Republik Indonesia, dengan harapan pemerintah pusat dapat menindak tegas pelaku penjarahan sumber daya alam, baik dari pihak asing maupun dari anak bangsa sendiri yang terlibat.

Aploudan di grub Facebook Info Murung Raya Terkini itu mendapat sorotan netizen. Mereka geram kayu dibabat.

“Sangat memprihatinkan pembalakan liar....merusak ekosistem hutan,”tulis Raden Gos Goz.

“gas jangan kasih kendur, usut sampai akar, pasti ada dalangnya,”timpal Supriadi Supri.

“Biasa yg seperti itu terlibat aparat,,,, tak mungkin sudah sekian tahun tanpa dukomen slalu lulus,”ucap Amang.

“Mantap masyarakat laung tuhup tuh,terus kan,Ela manunggu baju coklat maurus eh Amun hutan daerah itah tu indinu Awen tanpa surat yg jelas,”tulis Dedi Iskandar.(ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#musim hujan #Ekosistem Hutan #sumber daya alam #pembalakan liar #kecamatan laung tuhup #Hutan hijau #kayu #truk fuso #kekayaan alam #PrabowoSubianto #Izin Resmi #kerusakan jalan #penjarahan