Berdasarkan analisis data cuaca, hanya dua wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada malam hari.
BMKG menyebutkan, wilayah Puruk Cahu dan Muara Teweh diprediksi mengalami hujan ringan pada malam hari, sementara pada waktu lainnya kondisi cuaca di kedua daerah tersebut tetap berawan.
“Secara umum, mayoritas wilayah Kalimantan Tengah diprakirakan mengalami kondisi berawan dari pagi hingga dini hari, dengan potensi hujan ringan pada malam hari hanya terjadi di Puruk Cahu dan Muara Teweh,” demikian disampaikan BMKG dalam rilis prakiraan cuaca, Kamis (22/1/2026).
Sementara itu, wilayah lain seperti Tamiang Layang, Sukamara, Sampit, Pulang Pisau, Pangkalan Bun, Palangka Raya, Nanga Bulik, Kuala Pembuang, Kuala Kurun, Kuala Kapuas, Kasongan, dan Buntok diprediksi memiliki pola cuaca yang relatif seragam, yakni berawan sepanjang hari.
Dari sisi suhu udara, BMKG mencatat suhu tertinggi diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius. Suhu maksimal tersebut berpotensi terjadi di wilayah Palangka Raya, Buntok, dan Kuala Kurun.
Adapun suhu terendah berada di kisaran 23 derajat Celsius, yang diprediksi terjadi di Tamiang Layang, Sampit, Puruk Cahu, Kuala Kurun, dan Kasongan.
Untuk tingkat kelembaban udara, BMKG mencatat kelembaban tertinggi mencapai 99 persen di wilayah Pulang Pisau, yang menunjukkan kondisi udara sangat lembap.
Sementara itu, kelembaban terendah berada di angka 50 persen dan diprediksi terjadi di Nanga Bulik, Kuala Kurun, serta Buntok.
BMKG juga memaparkan kondisi angin di sejumlah wilayah. Kecepatan angin tertinggi diperkirakan terjadi di Sukamara dengan kecepatan mencapai 16 kilometer per jam.
Sebaliknya, wilayah Tamiang Layang diprediksi mengalami hembusan angin paling lemah, dengan kecepatan sekitar 6 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan cuaca, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan pada malam hari, serta menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca setempat. (mif)
Editor : Agus Pramono