Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Perpedayak Kapuas Sebut Narkoba Ancaman Serius bagi Generasi Muda, Dukung Polisi Memberantas dan Tangkap Pelaku

Agus Pramono • Senin, 9 Maret 2026 | 20:00 WIB

Perpedayak Kapuas dukung Polri berantas narkoba. DOK PRIBADI
Perpedayak Kapuas dukung Polri berantas narkoba. DOK PRIBADI

PALANGKA RAYA-Peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Tengah dinilai semakin mengkhawatirkan. Meski aparat kepolisian terus melakukan penindakan secara intensif, ancaman peredaran narkoba masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat.

Beberapa waktu lalu, aparat kepolisian berhasil menangkap seorang kurir yang membawa puluhan kilogram sabu di wilayah Lamandau.

Penangkapan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa jaringan peredaran narkotika masih berupaya menjadikan Kalimantan Tengah sebagai jalur distribusi.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Pemuda Dayak (Perpedayak) Kabupaten Kapuas, Timotius Mahar, menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat kepolisian dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Bumi Tambun Bungai.

Baca Juga: 12 Jam Kejar-kejaran di Hutan Trans Kalimantan Lamandau, 35 Kilogram Sabu dan 15 Ribu Ekstasi Digagalkan Polisi

“Upaya yang dilakukan aparat kepolisian patut kita dukung bersama. Peredaran narkoba adalah ancaman nyata bagi generasi muda dan masa depan daerah,” ujarnya.

Ancaman Serius bagi Generasi Muda

Timotius menilai, narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda serta berdampak pada stabilitas sosial di masyarakat.

Menurutnya, jika peredaran narkotika tidak ditangani secara serius, dampaknya dapat meluas mulai dari meningkatnya angka kriminalitas, rusaknya kehidupan keluarga, hingga menurunnya kualitas sumber daya manusia.

“Bahaya narkoba sangat besar. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda dan merusak tatanan sosial masyarakat,” tegasnya.

 

Ajak Masyarakat Aktif Melawan Narkoba

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Tengah untuk ikut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat.

Timotius mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, serta berani melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkoba.

Baca Juga: Kakek 60 Tahun di Cempaga Hulu Diamankan Polisi, Sembunyikan Sabu di Jok Motor

“Peran masyarakat sangat penting. Jika ada indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar, segera laporkan kepada pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti,” katanya.

Perkuat Edukasi dan Pencegahan

Selain penindakan hukum, ia juga menekankan pentingnya upaya edukasi dan pencegahan, terutama bagi generasi muda.

Sosialisasi mengenai bahaya narkoba dinilai perlu terus digencarkan di lingkungan sekolah, kampus, hingga masyarakat umum.

Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran narkoba di daerah.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Dengan kerja sama antara masyarakat, tokoh adat, organisasi pemuda, dan aparat penegak hukum, kita berharap Kalimantan Tengah bisa terbebas dari ancaman narkotika,” pungkasnya.(ram/b)

Editor : Ayu Oktaviana
#stabilitas sosial #narkoba #Bumi Tambun Bungai #sabu #bahaya narkoba #narkotika #Perkumpulan Pemuda Dayak #peredaran narkoba