Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kemarau Panjang Mengintai, Pemko Palangka Raya Sudah Aktifkan 21 Pos Lapangan untuk Pantau Karhutla

Ilham • Jumat, 3 April 2026 | 18:00 WIB
Pemadaman karhutla.  BPBD
Pemadaman karhutla. BPBD
 

PALANGKA RAYA–Berdasarkan ramalan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Palangka Raya diprediksi akan mengalami kemarau panjang dimulai sejak minggu ketiga Bulan Mei hingga Agustus mendatang.

Maka dari itu Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul prakiraan musim kemarau panjang yang diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat. 21 pos lapangan yang tersebar di 21 kelurahan didirikan.

Baca Juga: Indonesia Dibayangi Munculnya El Nino Godzilla, Karhutla Berpotensi Terjadi di Kalteng

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak menyampaikan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi memicu terjadinya karhutla. 

“Ini merupakan fenomena yang cukup membahayakan, sehingga harus disikapi dengan serius. Kita perlu mempersiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi potensi karhutla akibat kemarau panjang,” ujarnya ketika ditemui selepas rapat, Selasa (31/3/2026).

Sebagai langkah awal, Pemko Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan berbagai upaya kesiapsiagaan di lapangan.

Baca Juga: BMKG Sarankan Petani Pilih Varietas Tahan Kering, Antisipasi Kemarau Panjang

“Pemko melalui BPBD sudah mengaktifkan 21 pos lapangan yang tersebar di 21 kelurahan. Selain itu, kita juga mengaktifkan kembali TSAK serta tim yang ada di masing-masing kelurahan,” jelas Arbert.

Meski demikian, Arbert menyebutkan bahwa hingga saat ini pemerintah kota belum menetapkan status siaga darurat karhutla.

Penetapan status tersebut masih menunggu perkembangan lebih lanjut, terutama berdasarkan pemantauan kondisi cuaca ke depan.

“Perkiraan dari BMKG menjadi salah satu rujukan bagi kami untuk melakukan antisipasi lebih awal.

Baca Juga: Mulai Akhir Mei, Musim Kemarau Kalteng Diprediksi Lebih Panjang dan Kering, Berikut Daerah yang Mengalami Versi BMKG

Namun, kami belum bisa memastikan kapan status siaga akan ditetapkan, karena masih ada tahapan dan kajian lanjutan yang harus dilakukan,” tambahnya.

Ia menegaskan, Pemko Palangka Raya akan mengambil langkah strategis pada April sebagai bentuk kesiapan menghadapi musim kemarau yang diprediksi mulai berlangsung pada Mei mendatang.

Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan risiko serta dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Palangka Raya. (ham/ans)

Editor : Ayu Oktaviana
#Siaga Darurat #bmkg #kemarau #karhutla #musim kemarau