Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Prakiraan BMKG 4 Juni 2026 di Kalteng: Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Mengintai 

Miftahul Ilma • Rabu, 3 Juni 2026 | 19:30 WIB
Hujan lebat melanda Palangka Raya. AGUS PRAMONO/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Hujan lebat melanda Palangka Raya. AGUS PRAMONO/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Meski musim kemarau diprediksi masuk pada Bulan Juni ini, nyatanya hujan lebat masih mengintai sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Dalam rilis yang diterbitkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (3/6/2026), kondisi atmosfer di Kalimantan Tengah dipengaruhi oleh daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi. 

Selain itu, kelembapan udara yang cukup tinggi dan labilitas atmosfer lokal turut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir atau kilat serta angin kencang.

Kamis (4/6/2026), potensi cuaca ekstrem masih mengintai wilayah Kotim bersama sejumlah daerah lain seperti Seruyan bagian selatan, Katingan, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Pulang Pisau, Kapuas, dan Kota Palangka Raya.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap dampak yang dapat ditimbulkan cuaca ekstrem tersebut. Mulai dari genangan air, banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang akibat angin kencang.

“Tetap waspada potensi hujan lokal dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung di wilayah Kalimantan Tengah. Serta berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” tulis BMKG dalam peringatan dini. 

Kabar baiknya, berdasarkan prakiraan BMKG, pada Jumat (5/6/2026) tidak terdapat wilayah di Kalimantan Tengah yang masuk kategori peringatan dini cuaca ekstrem. 

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memantau perkembangan cuaca terkini karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.

BMKG juga meminta warga, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan dan pengguna jalan, untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum bepergian guna menghindari risiko yang ditimbulkan oleh hujan lebat maupun angin kencang. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#cuaca ekstrem #hujan #bmkg #cuaca terkini #musim kemarau