Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Awal Ramadan Tahun 2026 Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, BMKG Minta Warga Kalteng Waspada

Agus Pramono • Rabu, 18 Februari 2026 | 18:00 WIB
HUJAN: Cuaca hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya, Minggu (8/6/2025). BMKG memperingatkan warga untuk mewasadai cuaca ekstreme. ARIEF PRATHAMA/ KALTENG POS
HUJAN: Cuaca hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya, Minggu (8/6/2025). BMKG memperingatkan warga untuk mewasadai cuaca ekstreme. ARIEF PRATHAMA/ KALTENG POS

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, masyarakat di Kalimantan Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), periode 18 hingga 20 Februari 2026 berpotensi diwarnai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

Dalam keterangan dininya, BMKG menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer. Salah satunya adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 3 dan terpantau aktif secara spasial. Selain itu, terdapat belokan angin serta konvergensi atau perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Kalimantan Tengah.

“Kelembaban udara yang cukup basah serta labilitas lokal yang kuat turut mendukung proses konvektif skala lokal, sehingga berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat dalam durasi singkat,” tulis BMKG dalam rilisnya, Rabu (18/2/2026).

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Di antaranya Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau hingga Kota Palangka Raya.

BMKG mengingatkan bahwa hujan yang terjadi berpotensi disertai kilat atau petir dan angin kencang, bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi angin puting beliung dalam skala lokal.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai angin kencang. Perhatikan juga kemungkinan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” lanjut isi peringatan tersebut.

Kondisi cuaca ini diperkirakan terjadi pada awal Ramadan, saat aktivitas masyarakat meningkat, khususnya menjelang waktu berbuka puasa dan pelaksanaan ibadah malam. Karena itu, warga diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah di awal Ramadan dengan aman meski di tengah potensi cuaca ekstrem. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#cuaca ekstrem #berbuka puasa #pulang pisau #hujan #bmkg #angin puting beliung #kalimantan tengah #Ramadan 1447 Hijriah #barito selatan #Informasi cuaca terkini #Potensi Cuaca Ekstrem #kota palangka raya #Bencana hidrometeorologi #pohon tumbang #angin kencang #gunung mas #tanah longsor #kotawaringin timur #Madden Julian Oscillation