“Sisa stok vaksin se-Kalteng berada di angka 97.227, ini data terbaru setelah ada tambahan pada dua hari yang lalu,” ungkapnya kepada Kalteng Pos.Suyuti menyebut, berdasarkan data yang ada, baik alokasi, penggunaan, maupun sisa stok vaksin terbanyak selama ini berada di Kota Palangka Raya dengan alokasi sebanyak 185.198 dan sudah digunakan sebanyak 153.203 dengan sisa saat ini 32.004.
“Saat ini sisa stok vaksin paling sedikit ada di Kabupaten Sukamara yakni 2.352 dosis, targetnya 32.698 dosis dan sudah disuntikkan 31.455 dosis,” sebut dia.Dijelaskannya, selama ini Kalteng menerima distribusi vaksin dari pemerintah pusat sebanyak tiga jenis yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna. Namun ia mengaku tidak memiliki data detail jumlah per jenis vaksin.“Untuk itu susah menelusurinya, yang pasti kami menerima vaksin dari pemerintah pusat dengan tiga jenis itu,” jelasnya, kemarin.Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Kalteng, ada perbedaan data capaian vaksinasi yang diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes). Pada Minggu (8/8), tercatat vaksinasi untuk nakes pada dosis pertama sudah mencapai 21.810 atau 109,45 persen. Namun pada Senin (9/8) menurun jadi 21.469 atau 107,74 persen.
“Berkenaan dengan hal ini, biasanya setelah ditelusuri, kalau ada semestinya penerima itu masuk lansia, maka dipindahkan ke lansia, atau kalau di bawah 18 tahun, dipindahkan ke kelompok remaja, makannya data dinamis terus, karena dahulu pintu masuknya terbatas,” pungkasnya. Selain mempercepat vaksinasi tahap I dan II untuk masyarakat, saat ini pemerintah juga membentengi tim garis depan dalam penanganan Covid-19, yakni dengan pemberian dosis vaksin tahap III. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya drg Andjar Hari Prunomo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Irma Afsesta menargetkan vaksinasi tahap III untuk nakes sebanyak 3.878 dosis.
“Kami menerima vaksin Moderna dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 3.878 dosis dan akan kami suntikkan kepada para nakes,” ucap Irma saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (10/8).Mengenai berapa jumlah nakes yang akan disuntik vaksin Moderna per hari, drg Andhar tidak bisa memastikan. Tergantung jadwal penyuntikan pada masing-masing fasilitas kesehatan (faskes).
Nakes yang sedang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak akan disuntik vaksin Moderna sebelum dinyatakan sembuh dan negatif.Nakes yang baru sembuh dari Covid-19 pun harus menunggu selama tiga bulan atau 90 hari. Hal tersebut dikarenakan masih adanya sel aktif plasma konvalsen Covid-19, yang sangat disarankan untuk didonorkan kepada masyarakat yang membutuhkan.