Sabtu, April 5, 2025
23.6 C
Palangkaraya

Pertama Kali Ikut Lomba Pidato, Langsung Dapat Juara Satu

Saat itu hanya Naura yang mewakili murid kelas satu untuk mengikuti lomba pidato. Ia menjadi peserta termuda. Namun tak disangka, Naura justru berhasil meraih juara satu.

“Awalnya Naura coba-coba ikut lomba pidato, padahal dia masih kelas satu, tapi bisa meraih peringkat satu, dari situlah saya cukup yakin bahwa dia punya bakat di bidang itu,” ungkap Rahmi.

Selain itu, lanjut Rahmi, sehari-hari Naura memiliki kebiasaan menyampaikan kembali apa yang sudah didengar dan dilihat selama sehari. Penyampaiannya pun menarik, mudah dimengerti, dan enak didengar. Cara penyampaian layaknya seorang anak yang bercerita kepada orang tuanya tentang apa yang dia temui dan alami, disertai ekspresi yang khas dan gaya pembawaan seperti dalang.

Baca Juga :  Rumah Terbakar, Uang Rp25 Juta Tak Sempat Diselamatkan

Melihat itu, Rahmi pun akhirnya memanggil temannya yang memiliki latar belakang teater untuk mengarahkan bakat anaknya.

Naura tak hanya pandai bertutur dan bercerita, tapi juga membuat pendengarnya nyaman.

“Tak hanya bercerita, Naura juga memiliki hobi menulis catatan-catatan ungkapan hatinya, sepulang kerja saya sering menemui tulisan curahan hati bernotasi puisi di kamarnya,” kata Rahmi.

Selain di bidang bercerita dan bertutur kata, Naura juga berprestasi di dunia modelling. Dari ajang modelling ini Naura mendapat kepercayaan diri untuk tampil di depan umum.

Di saat pandemi seperti ini tidak ada lagi kontes atau ajang perlombaan modelling yang digelar oleh pemerintah melalui dinas kebudayaan maupun oleh pihak swasta.

Naura yang berkeinginan untuk terjun ke bidang bertutur kata dan bercerita dengan mengikuti berbagai perlombaan secara virtual.

Baca Juga :  Presiden Lantik Anggota KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027

“Anak saya dapat informasi lomba melalui Instagram, kami pun mendukung,” tuturnya.

Berkat dukungan penuh orang tuanya, Naura bisa menyalurkan bakat dan minatnya, hingga meraih prestasi demi prestasi di tengah pandemi.

Orang tua Naura (Wiji Hermantoro dan Rahmi Kurnia) berpesan kepada para orang tua agar sebaiknya mendukung kemauan anak untuk menyalurkan bakat dan minat. Jangan sampai memaksakan kehendak orang tua terhadap anak.

Anak-anak seharusnya bebas berkreativitas sesuai bakat dan minatnya. Jika anak senang, anak ceria, apabila berprestasi, itu merupakan bonus. Karena itu orang tua diajak untuk mendukung pengembangan bakat dan minat anak sejak dini.

Saat itu hanya Naura yang mewakili murid kelas satu untuk mengikuti lomba pidato. Ia menjadi peserta termuda. Namun tak disangka, Naura justru berhasil meraih juara satu.

“Awalnya Naura coba-coba ikut lomba pidato, padahal dia masih kelas satu, tapi bisa meraih peringkat satu, dari situlah saya cukup yakin bahwa dia punya bakat di bidang itu,” ungkap Rahmi.

Selain itu, lanjut Rahmi, sehari-hari Naura memiliki kebiasaan menyampaikan kembali apa yang sudah didengar dan dilihat selama sehari. Penyampaiannya pun menarik, mudah dimengerti, dan enak didengar. Cara penyampaian layaknya seorang anak yang bercerita kepada orang tuanya tentang apa yang dia temui dan alami, disertai ekspresi yang khas dan gaya pembawaan seperti dalang.

Baca Juga :  Rumah Terbakar, Uang Rp25 Juta Tak Sempat Diselamatkan

Melihat itu, Rahmi pun akhirnya memanggil temannya yang memiliki latar belakang teater untuk mengarahkan bakat anaknya.

Naura tak hanya pandai bertutur dan bercerita, tapi juga membuat pendengarnya nyaman.

“Tak hanya bercerita, Naura juga memiliki hobi menulis catatan-catatan ungkapan hatinya, sepulang kerja saya sering menemui tulisan curahan hati bernotasi puisi di kamarnya,” kata Rahmi.

Selain di bidang bercerita dan bertutur kata, Naura juga berprestasi di dunia modelling. Dari ajang modelling ini Naura mendapat kepercayaan diri untuk tampil di depan umum.

Di saat pandemi seperti ini tidak ada lagi kontes atau ajang perlombaan modelling yang digelar oleh pemerintah melalui dinas kebudayaan maupun oleh pihak swasta.

Naura yang berkeinginan untuk terjun ke bidang bertutur kata dan bercerita dengan mengikuti berbagai perlombaan secara virtual.

Baca Juga :  Presiden Lantik Anggota KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027

“Anak saya dapat informasi lomba melalui Instagram, kami pun mendukung,” tuturnya.

Berkat dukungan penuh orang tuanya, Naura bisa menyalurkan bakat dan minatnya, hingga meraih prestasi demi prestasi di tengah pandemi.

Orang tua Naura (Wiji Hermantoro dan Rahmi Kurnia) berpesan kepada para orang tua agar sebaiknya mendukung kemauan anak untuk menyalurkan bakat dan minat. Jangan sampai memaksakan kehendak orang tua terhadap anak.

Anak-anak seharusnya bebas berkreativitas sesuai bakat dan minatnya. Jika anak senang, anak ceria, apabila berprestasi, itu merupakan bonus. Karena itu orang tua diajak untuk mendukung pengembangan bakat dan minat anak sejak dini.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/