Kamis, Februari 27, 2025
31.1 C
Palangkaraya

Pemerintah Tekankan Pengawasan Harga Elpiji 3 Kg di Pelosok

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan pentingnya pengawasan harga elpiji subsidi 3 Kg agar tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama di daerah pelosok dan pedalaman. Menurutnya, harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah harus menjadi acuan utama dalam distribusi elpiji bersubsidi ini.

“Harga elpiji subsidi 3 Kg di tingkat agen harus sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni sebesar Rp18.000 per tabung. Namun, di tingkat kabupaten dan kota, harga ini dapat mengalami penyesuaian sesuai dengan keputusan kepala daerah atau bupati setempat,” ujar Yuas, Senin (24/2/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, harga di tingkat pangkalan ditetapkan oleh bupati dan akan berdampak pada harga di sub pangkalan. Sebagai contoh, jika harga di pangkalan ditetapkan Rp22.000, maka di sub pangkalan bisa mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp24.000. Meskipun ada kenaikan harga, ia berharap agar harga elpiji tetap berada dalam batas yang wajar dan terjangkau, bahkan di daerah terpencil.

Baca Juga :  Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-79 RI

“Kita harapkan harga tetap bisa dijangkau masyarakat, termasuk di pelosok pedalaman, dengan kisaran sekitar Rp25.000 per tabung. Mengingat elpiji 3 Kg ini merupakan barang bersubsidi, sangat penting agar masyarakat di daerah yang jauh dari pusat kota tetap bisa mendapatkan akses dengan harga yang wajar,” tegasnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu regulasi lebih lanjut dari Kementerian Perdagangan terkait kebijakan harga dan distribusi elpiji secara nasional. Namun, Sahli Gubernur ini menekankan bahwa pemerintah daerah, khususnya di tingkat kabupaten dan kota, harus segera mengambil langkah konkret guna menjaga stabilitas harga elpiji bersubsidi.

“Secara regulasi, kami masih menunggu kebijakan dari Kementerian Perdagangan yang lebih rinci. Namun, di tingkat daerah, kami berharap agar pihak terkait segera bertindak dan menetapkan kebijakan yang tepat demi menjaga ketersediaan dan keterjangkauan elpiji bagi masyarakat,” pungkasnya. (zia/ans)

Baca Juga :  Wagub Apresiasi Capaian Pembangunan Pulpis

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan pentingnya pengawasan harga elpiji subsidi 3 Kg agar tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama di daerah pelosok dan pedalaman. Menurutnya, harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah harus menjadi acuan utama dalam distribusi elpiji bersubsidi ini.

“Harga elpiji subsidi 3 Kg di tingkat agen harus sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni sebesar Rp18.000 per tabung. Namun, di tingkat kabupaten dan kota, harga ini dapat mengalami penyesuaian sesuai dengan keputusan kepala daerah atau bupati setempat,” ujar Yuas, Senin (24/2/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, harga di tingkat pangkalan ditetapkan oleh bupati dan akan berdampak pada harga di sub pangkalan. Sebagai contoh, jika harga di pangkalan ditetapkan Rp22.000, maka di sub pangkalan bisa mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp24.000. Meskipun ada kenaikan harga, ia berharap agar harga elpiji tetap berada dalam batas yang wajar dan terjangkau, bahkan di daerah terpencil.

Baca Juga :  Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-79 RI

“Kita harapkan harga tetap bisa dijangkau masyarakat, termasuk di pelosok pedalaman, dengan kisaran sekitar Rp25.000 per tabung. Mengingat elpiji 3 Kg ini merupakan barang bersubsidi, sangat penting agar masyarakat di daerah yang jauh dari pusat kota tetap bisa mendapatkan akses dengan harga yang wajar,” tegasnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu regulasi lebih lanjut dari Kementerian Perdagangan terkait kebijakan harga dan distribusi elpiji secara nasional. Namun, Sahli Gubernur ini menekankan bahwa pemerintah daerah, khususnya di tingkat kabupaten dan kota, harus segera mengambil langkah konkret guna menjaga stabilitas harga elpiji bersubsidi.

“Secara regulasi, kami masih menunggu kebijakan dari Kementerian Perdagangan yang lebih rinci. Namun, di tingkat daerah, kami berharap agar pihak terkait segera bertindak dan menetapkan kebijakan yang tepat demi menjaga ketersediaan dan keterjangkauan elpiji bagi masyarakat,” pungkasnya. (zia/ans)

Baca Juga :  Wagub Apresiasi Capaian Pembangunan Pulpis

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/