Selasa, Juni 25, 2024
25.1 C
Palangkaraya

Delapan Unit Rumah di Baamang Tengah Dilalap Si Jago Merah

SAMPIT– Kebakaran permukiman padat terjadi Gang Simpati dan Kaca Piring RT 64 RW 05, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (5/4/2023). Api pertama muncul sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut warga sekitar, api diduga berasal dari salah satu buah rumah warga di Gang Kaca Piring. Sebelumnya, ada wargayang mendengar seperti ledakan. Sebelum akhirnya asap tebal membumbung ke langit.”Awalnya saya mencium aroma hangus, saya kira itu orang belakang rumah memasak. Ternyata saat salat Zuhur, istri sudah teriak-teriak kebakaran, saya langsung keluar rumah untuk melihatnya, api sudah membesar,” kata salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya.

Delapan unit rumah yang terbakar iti dengan kontruksi kayu, dan kebakaran tersebut nyaris menjalar ke bangunan sekolah dasar yang berada di depan bangunan yang terbakar. Beruntung petugas pemadam kebakaran dibantu para relawan dengan sigap memadamkan api sehingga tidak menjalar kebagian sekolah tersebut.

Baca Juga :  Pemda Diminta Ganti Nama Gerbang Sahati

Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman api, kondisi jalan yang sempit membuat para petugas kesulitan mengarahkan armada yang hanya harus berada di depan gang sehingga cukup menghambat pemadaman api.

Api dapat dipadamkan sekitar satu jam, sejumlah petugas baik dari dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan serta para relawan berjebaku untuk memadamkan api.

Wakil Bupati Kotim Irawati mendengar kejadian kebakaran langsung turun ke lokasi untuk melihat kejadian tersebut. Dia meminta RT setempat untuk melakukan pendataan para korban yang terkena musibah kebakaran.

“Tadi perkiraan ada delapan rumah, tetapi kalau jumlah KK nya kita masih belum tau, makanya saya meminta agar RT melakukan pendataan,” kata Irawati.

Baca Juga :  27 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Alumni Akpol 94 Polda Kalteng Gelar Bakti Sosial

Irawati juga mengatakan untuk semantara pemerintah daerah akan membantu membangun posko terlebih dahulu, karena betepatan bulan Ramadan para korban ada yang berpuasa, makanya akan dibangunkan posko untuk menyiapkan kebutuhan mereka seperti makanan.

“Rencana kami akan buka posko dulu rencananya di depan mesjid, tapi tadi saya berpesan kepada BPBD dan Dinas Sosial kalau jumlahnya banyak akan dibangun lagi posko di depan puskesmas,” ucap Irawati.

Terkait kebakaran tersebut belum diketahui penyebabnya, hingga saat ini pihak kepolisian Polres Kotim melakukan pemasangan police line untuk melakukan penyelidikan terhadap kebakaran tersebut.(bah)

 

SAMPIT– Kebakaran permukiman padat terjadi Gang Simpati dan Kaca Piring RT 64 RW 05, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (5/4/2023). Api pertama muncul sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut warga sekitar, api diduga berasal dari salah satu buah rumah warga di Gang Kaca Piring. Sebelumnya, ada wargayang mendengar seperti ledakan. Sebelum akhirnya asap tebal membumbung ke langit.”Awalnya saya mencium aroma hangus, saya kira itu orang belakang rumah memasak. Ternyata saat salat Zuhur, istri sudah teriak-teriak kebakaran, saya langsung keluar rumah untuk melihatnya, api sudah membesar,” kata salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya.

Delapan unit rumah yang terbakar iti dengan kontruksi kayu, dan kebakaran tersebut nyaris menjalar ke bangunan sekolah dasar yang berada di depan bangunan yang terbakar. Beruntung petugas pemadam kebakaran dibantu para relawan dengan sigap memadamkan api sehingga tidak menjalar kebagian sekolah tersebut.

Baca Juga :  Pemda Diminta Ganti Nama Gerbang Sahati

Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman api, kondisi jalan yang sempit membuat para petugas kesulitan mengarahkan armada yang hanya harus berada di depan gang sehingga cukup menghambat pemadaman api.

Api dapat dipadamkan sekitar satu jam, sejumlah petugas baik dari dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan serta para relawan berjebaku untuk memadamkan api.

Wakil Bupati Kotim Irawati mendengar kejadian kebakaran langsung turun ke lokasi untuk melihat kejadian tersebut. Dia meminta RT setempat untuk melakukan pendataan para korban yang terkena musibah kebakaran.

“Tadi perkiraan ada delapan rumah, tetapi kalau jumlah KK nya kita masih belum tau, makanya saya meminta agar RT melakukan pendataan,” kata Irawati.

Baca Juga :  27 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Alumni Akpol 94 Polda Kalteng Gelar Bakti Sosial

Irawati juga mengatakan untuk semantara pemerintah daerah akan membantu membangun posko terlebih dahulu, karena betepatan bulan Ramadan para korban ada yang berpuasa, makanya akan dibangunkan posko untuk menyiapkan kebutuhan mereka seperti makanan.

“Rencana kami akan buka posko dulu rencananya di depan mesjid, tapi tadi saya berpesan kepada BPBD dan Dinas Sosial kalau jumlahnya banyak akan dibangun lagi posko di depan puskesmas,” ucap Irawati.

Terkait kebakaran tersebut belum diketahui penyebabnya, hingga saat ini pihak kepolisian Polres Kotim melakukan pemasangan police line untuk melakukan penyelidikan terhadap kebakaran tersebut.(bah)

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/