LEBARAN menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Selain karena menjadi momentum kemenangan setelah sebulan penuh menjalani puasa Ramadhan, berbagai makanan lezat dan minuman manis yang tersaji selama menikmati Idul Fitri bersama keluarga, tentu saja tak bisa di-skip begitu saja.
Tak jarang, seperti artikel yang ada di pafikabupatenbatanghari.org banyak orang pun akhirnya kalap karena terlalu banyak mengonsumsi opor ayam, sambal goreng hati, rendang, aneka kue kering serta bermacam minuman manis saat berlebaran bersama sanak keluarga.
Lailatul Muniroh SKM MKes, dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menuturkan bahwa kue kering dan minuman berwarna cenderung memiliki kandungan gula yang tinggi.
”Karena kandungan gulanya tinggi, maka kalorinya juga tinggi namun tidak mengenyangkan, sehingga orang akan makan lagi dan lagi.
Kalau konsumsinya berlebihan akan menyebabkan kenaikan berat badan,ā katanya.
Dia pun mengungkapkan tips yang harus Anda lakukan agar tidak kelebihan berat badan usai Lebaran:
- Ganti gula dengan pemanis alami dari buah-buahan
Lailatul menjelaskan, rasa manis dari gula bisa diganti menggunakan buah-buahan.
Kalau menghidangkan minuman kita bisa menyediakan jus buah tanpa tambahan gula.
Meskipun rasanya tidak begitu manis tapi jadi lebih sehat.
- Kontrol asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi saat Lebaran
Banyak yang menganggap, Lebaran adalah hari kemenangan, jadi sah-sah saja untuk makan dengan banyak. Padahal, hal itu bisa berbahaya untuk kesehatan Anda.
Dia pun mengingatkan, bahwa makan tanpa kontrol bisa menyebabkan Anda terserang penyakit degeneratif.
- Selalu menjaga pola hidup sehat
Pola hidup sehat harus selalu dilakukan meski sedang merayakan Lebaran.
Pola hidup sehat seperti istirahat cukup, hindari merokok, dan perbanyak konsumsi sayur buah harus tetap diingat agar lepas dari Lebaran tubuh tetap fit dan berat badan tidak meroket.
- Tetap lakukan aktivitas fisik
Banyak orang yang lupa untuk melakukan aktivitas fisik karena fokus dengan merayakan Lebaran bersama keluarga.
Apalagi jika Anda sudah merasa terlalu banyak makan saat Lebaran, mau tak mau, harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang memadai pula. (jpc)