Rabu, April 17, 2024
33.4 C
Palangkaraya

32.577 Peserta Program Kampus Mengajar Dilepas

PALNGKA RAYA – Pelepasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sebagai peserta program Kampus Mengajar Angkatan 7 Tahun 2024 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (19/2). Sebanyak 32.577 mahasiswa dilepas secara resmi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim.

Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim dalam sambutan penugasan menyampaikan program Kampus Mengajar memberikan dampak yang signifikan pada pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah. Selain berdampak pada siswa, program ini telah memberikan manfaat kepada mahasiswa yang mengikuti program tersebut, yakni meningkatkan kompetensi diri, memperkuat karakter, dan menumbuhkan dedikasi dalam dunia Pendidikan.

Sementara itu, di Kalimantan Tengah, acara pelepasan mahasiswa program Kampus Mengajar Angkatan 7 berlangsung di aula BPMP Provinsi Kalimantan Tengah dan secara daring melalui zoom meeting. Hadir pada kegiatan tersebut adalah Kepala BGP Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sasaran Kampus Mengajar, Perwakilan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan dari Direktorat, PIC Kampus Mengajar, pejabat dinas pendidikan, pimpinan perguruan tinggi, dosen pembimbing lapangan, kepala sekolah sasaran Kampus Mengajar, dan mahasiswa peserta Kampus Mengajar Angkatan 7.

Baca Juga :  Kejari Musnahkan Barbuk Hasil Kejahatan

Dari Tim Pusat, yang hadir adalah Harmanto (Direktorat Sekolah Dasar), Bagus Surya Utama (Direktorat SMA), dan Daru Kristanto (BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata).
Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, Tomy Haridjaya, menyampaikan dalam sambutannya bahwa Program Kampus mengajar bertujuan untuk mengakselarasi transformasi dan pemulihan pembelajaran pasca pandemi di Indonesia.

Acara seremonial ini menjadi awal dari masa penugasan 135 mahasiswa di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Lamandau, dan Murung Raya.

Nantinya para Mahasiswa akan berkolaborasi dengan guru dan kepala sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan menyenangkan serta berfokus pada aspek peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. (uyi/s)

Baca Juga :  Menuju Universitas Berkemajuan, UMPR Gelar Baitul Arqam Pimpinan

PALNGKA RAYA – Pelepasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sebagai peserta program Kampus Mengajar Angkatan 7 Tahun 2024 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (19/2). Sebanyak 32.577 mahasiswa dilepas secara resmi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim.

Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim dalam sambutan penugasan menyampaikan program Kampus Mengajar memberikan dampak yang signifikan pada pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah. Selain berdampak pada siswa, program ini telah memberikan manfaat kepada mahasiswa yang mengikuti program tersebut, yakni meningkatkan kompetensi diri, memperkuat karakter, dan menumbuhkan dedikasi dalam dunia Pendidikan.

Sementara itu, di Kalimantan Tengah, acara pelepasan mahasiswa program Kampus Mengajar Angkatan 7 berlangsung di aula BPMP Provinsi Kalimantan Tengah dan secara daring melalui zoom meeting. Hadir pada kegiatan tersebut adalah Kepala BGP Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sasaran Kampus Mengajar, Perwakilan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan dari Direktorat, PIC Kampus Mengajar, pejabat dinas pendidikan, pimpinan perguruan tinggi, dosen pembimbing lapangan, kepala sekolah sasaran Kampus Mengajar, dan mahasiswa peserta Kampus Mengajar Angkatan 7.

Baca Juga :  Kejari Musnahkan Barbuk Hasil Kejahatan

Dari Tim Pusat, yang hadir adalah Harmanto (Direktorat Sekolah Dasar), Bagus Surya Utama (Direktorat SMA), dan Daru Kristanto (BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata).
Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, Tomy Haridjaya, menyampaikan dalam sambutannya bahwa Program Kampus mengajar bertujuan untuk mengakselarasi transformasi dan pemulihan pembelajaran pasca pandemi di Indonesia.

Acara seremonial ini menjadi awal dari masa penugasan 135 mahasiswa di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Lamandau, dan Murung Raya.

Nantinya para Mahasiswa akan berkolaborasi dengan guru dan kepala sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan menyenangkan serta berfokus pada aspek peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. (uyi/s)

Baca Juga :  Menuju Universitas Berkemajuan, UMPR Gelar Baitul Arqam Pimpinan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/