Selasa, Juni 25, 2024
25.1 C
Palangkaraya

Pustakawan Dituntut Mampu Adaptasi dengan Teknologi Informasi dan Medsos

PALANGKA RAYA – Di era digital, seorang pustakawan dituntut mampu adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Seorang pustakawan harus mampu mengelola, berinteraksi, dan berbagi informasi melalui platform digital seperti Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp, YouTube, dan TikTok.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (PP-IPI) Drs Deni Kurniadi MHum dalam sambutannya saat melantik Pengurus Daerah IPI Kalteng periode 2024-2027, Rabu (22/5/2024).
“Perpustakaan harus menyediakan koleksi digital, jaringan luas, dan ruang interaksi bagi pemustaka agar tetap relevan dan bermanfaat di era digital ini,” katanya.
Menghadapi tantangan digital, pustakawan diharapkan proaktif dalam mendukung transformasi layanan perpustakaan. Mereka diharapkan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pemustaka, memastikan ketersediaan bahan pustaka, dan memfasilitasi perpustakaan sebagai ruang berbagi pengalaman serta pelatihan keterampilan.
“Program kerja yang mendukung transformasi ini menjadi prioritas utama bagi pengurus baru,” ujar Deni mengingatkan pengurus yang baru dilantik.
Sementara Arizal sebagai Ketua PD IPI Kalteng yang baru dilantik menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah. Dia menekankan bahwa pelantikan ini merupakan amanat dari anggaran dasar dan rumah tangga IPI, yang menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan IPI sebagai organisasi profesi pustakawan yang diakui secara hukum.
Arizal menambahkan, pengurus baru akan fokus pada peningkatan kompetensi anggota melalui bimbingan teknis, pelatihan, dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait.
“Program seperti transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan peningkatan indeks literasi masyarakat menjadi bagian penting dari upaya ini,” kata Arizal yang sehari-hari kepala Perpustakaan Poltekkes Palangka Raya ini.
Acara ini diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan mereka. Pengurus baru juga mengapresiasi dedikasi pengurus sebelumnya dan berharap dapat melanjutkan tugas organisasi dengan baik. Pengurus baru diharapkan mampu menjalankan tugas dengan amanah dan menghadapi tantangan ke depan dengan semangat. (sma)

Baca Juga :  SEMANGAT, HUT ke-38 SMAN 2 Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Di era digital, seorang pustakawan dituntut mampu adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Seorang pustakawan harus mampu mengelola, berinteraksi, dan berbagi informasi melalui platform digital seperti Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp, YouTube, dan TikTok.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (PP-IPI) Drs Deni Kurniadi MHum dalam sambutannya saat melantik Pengurus Daerah IPI Kalteng periode 2024-2027, Rabu (22/5/2024).
“Perpustakaan harus menyediakan koleksi digital, jaringan luas, dan ruang interaksi bagi pemustaka agar tetap relevan dan bermanfaat di era digital ini,” katanya.
Menghadapi tantangan digital, pustakawan diharapkan proaktif dalam mendukung transformasi layanan perpustakaan. Mereka diharapkan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pemustaka, memastikan ketersediaan bahan pustaka, dan memfasilitasi perpustakaan sebagai ruang berbagi pengalaman serta pelatihan keterampilan.
“Program kerja yang mendukung transformasi ini menjadi prioritas utama bagi pengurus baru,” ujar Deni mengingatkan pengurus yang baru dilantik.
Sementara Arizal sebagai Ketua PD IPI Kalteng yang baru dilantik menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Tengah. Dia menekankan bahwa pelantikan ini merupakan amanat dari anggaran dasar dan rumah tangga IPI, yang menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan IPI sebagai organisasi profesi pustakawan yang diakui secara hukum.
Arizal menambahkan, pengurus baru akan fokus pada peningkatan kompetensi anggota melalui bimbingan teknis, pelatihan, dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait.
“Program seperti transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan peningkatan indeks literasi masyarakat menjadi bagian penting dari upaya ini,” kata Arizal yang sehari-hari kepala Perpustakaan Poltekkes Palangka Raya ini.
Acara ini diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan mereka. Pengurus baru juga mengapresiasi dedikasi pengurus sebelumnya dan berharap dapat melanjutkan tugas organisasi dengan baik. Pengurus baru diharapkan mampu menjalankan tugas dengan amanah dan menghadapi tantangan ke depan dengan semangat. (sma)

Baca Juga :  SEMANGAT, HUT ke-38 SMAN 2 Palangka Raya

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/