Jumat, April 4, 2025
32.5 C
Palangkaraya

Setuju Nggak, Makan Bergizi Gratis Menggerakkan Ekonomi Desa?

JAKARTA-Demi menyongsong program makan bergizi gratis, salah satu aspek krusial yang perlu diperhatikan adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). Caranya melalui pendidikan dan pelatihan di desa-desa.

Menurut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, itu untuk mendukung program makan bergizi gratis serta dampak positif bagi peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

“Kita tidak mau desa-desa yang ada di pesisir selatan ini jadi penonton atau bahkan hanya sebagai penikmat saja, atau sebagai pemakai saja. Tapi kita mau desa-desa yang ada di pesisir selatan ini jadi pemasok bahan baku makan siang bergizi gratis,” ujar Yandri saat mengunjungi Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (15/12/2024).

Baca Juga :  Pantang Mundur Membangun Kalteng

Yandri mengungkapkan, anggaran khusus untuk program prioritas pemerintahan Prabowo itu sebesar Rp 71 triliun. Salah satu penggerak utama program makan bergizi gratis adalah desa-desa di Indonesia.

Dia berharap, program makan bergizi gratis bisa membangkitkan perekonomian lokal dan meningkatkan SDM generasi muda di desa secara maksimal.

“Perkiraan kita, uang yang bergerak di nagari atau di desa-desa itu sekitar Rp 7 sampai Rp 9 miliar per tahun. Besar sekali pak. Tentu ini jadi momentum untuk mendorong ekonomi bergerak di desa-desa,” ujarnya.

Yandri juga menjabarkan, pelaksanaan program makanan bergizi gratis untuk siswa di perdesaan tak hanya berdampak pada kesehatan anak-anak. Dia optimistis program ini mampu mendorong potensi desa secara lebih luas.

Baca Juga :  Dua Desa di Paju Epat Melaksanakan Pemilihan BPD

Dalam hal ini, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), yang disiapkan sebagai pelaksana program. BUM Desa akan menjadi penggerak ekonomi pada program tersebut caranya melalui pembelian produk unggulan lokal.

“Saya komitmen, untuk terus keliling ke desa-desa di seluruh Indonesia,” ucapnya. (jpg/ala)

JAKARTA-Demi menyongsong program makan bergizi gratis, salah satu aspek krusial yang perlu diperhatikan adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). Caranya melalui pendidikan dan pelatihan di desa-desa.

Menurut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, itu untuk mendukung program makan bergizi gratis serta dampak positif bagi peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

“Kita tidak mau desa-desa yang ada di pesisir selatan ini jadi penonton atau bahkan hanya sebagai penikmat saja, atau sebagai pemakai saja. Tapi kita mau desa-desa yang ada di pesisir selatan ini jadi pemasok bahan baku makan siang bergizi gratis,” ujar Yandri saat mengunjungi Nagari Nanggalo, Kecamatan Koto XI, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (15/12/2024).

Baca Juga :  Pantang Mundur Membangun Kalteng

Yandri mengungkapkan, anggaran khusus untuk program prioritas pemerintahan Prabowo itu sebesar Rp 71 triliun. Salah satu penggerak utama program makan bergizi gratis adalah desa-desa di Indonesia.

Dia berharap, program makan bergizi gratis bisa membangkitkan perekonomian lokal dan meningkatkan SDM generasi muda di desa secara maksimal.

“Perkiraan kita, uang yang bergerak di nagari atau di desa-desa itu sekitar Rp 7 sampai Rp 9 miliar per tahun. Besar sekali pak. Tentu ini jadi momentum untuk mendorong ekonomi bergerak di desa-desa,” ujarnya.

Yandri juga menjabarkan, pelaksanaan program makanan bergizi gratis untuk siswa di perdesaan tak hanya berdampak pada kesehatan anak-anak. Dia optimistis program ini mampu mendorong potensi desa secara lebih luas.

Baca Juga :  Dua Desa di Paju Epat Melaksanakan Pemilihan BPD

Dalam hal ini, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), yang disiapkan sebagai pelaksana program. BUM Desa akan menjadi penggerak ekonomi pada program tersebut caranya melalui pembelian produk unggulan lokal.

“Saya komitmen, untuk terus keliling ke desa-desa di seluruh Indonesia,” ucapnya. (jpg/ala)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/