PALANGKA RAYA – Alvaro Jonathan, terduga pelaku pembunuhan terhadap Nurmaliza — wanita yang ditemukan tewas di Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) — mengaku telah melakukan kekerasan fisik terhadap korban hanya dengan tangan kosong. Aksi tersebut berujung maut, namun Alvaro mengaku tidak menyadari bahwa tindakannya bisa berakibat fatal.
“Dia tidak mengira kejadian ini akan berakhir seperti ini,” ujar kuasa hukumnya, Albert, dalam keterangan kepada media pada Rabu (21/5).
Albert menjelaskan bahwa kliennya tidak membawa senjata atau alat bantu saat melakukan kekerasan tersebut. Semua dilakukan secara spontan, tanpa niat membunuh. Namun, dampaknya ternyata sangat fatal.
“Dia melakukan tindakan itu dengan tangan kosong saja, tidak ada senjata. Dan dia juga kaget ketika tahu korban akhirnya meninggal,” jelas Albert, yang merupakan pengacara asal Jakarta.
Selama proses pemeriksaan di kepolisian, Alvaro bersikap kooperatif dan mengakui semua perbuatannya kepada penyidik.
“Kami (AJ) mengikuti proses hukum dengan baik, sesuai kaidah dan aturan yang berlaku,” imbuh Albert, didampingi dua rekan pengacara lainnya, Yohana dan Puda Karya. (sja)