Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ketapang Kompol Suyono, S.E., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu fokus dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
"Penanaman jagung ini adalah wujud komitmen Polsek Ketapang dalam mendukung pencapaian swasembada pangan 2025, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia," ujarnya.
Diharapkan, inisiatif ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan di daerah serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.(hms)
Data yang dipaparkan atau target pengembangan jagung di Barito Utara mencakup dilahan seluas 9.935,85 hektare, yang terdiri dari beberapa klaster diantaranya bantuan bibit jagung 2.216 hektare mitra GAPKI dan non-GAPKI 3.515,97 hektare, dan mitra pertambangan (monokultur) 4.203,88 hektare.
Dalam perencanaannya, beberapa perusahaan telah menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung program ini. Termasuk PT AGU, PT MPG, PT SAL/SYK, dan PT SSR dengan pola tumpangsari dan monokultur.
Kapolres menekankan, dengan koordinasi yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, dan perusahaan, ketahanan pangan melalui budidaya jagung hibrida ini dapat diwujudkan, dalam mendukung program swasembada pangan nasional. (her)
MENGARAHKAN: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Sri Widanarni saat menyampaikan arahannya pada rapat teknis tindak lanjut swasembada jagung 2025 di Gedung Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Kamis (30/1).
SUKAMARA - Pj Bupati Sukamara, Rendy Lesmana menghadiri secara langsung Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar dalam rangka mendukung program asta cita Pemerintah Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan.