Selasa, April 16, 2024
25.5 C
Palangkaraya

Bias Layar Nakhodai Keluarga Dayak Dusmala-TBM Kalteng

PALANGKA RAYA-Pengurus kerukunan warga Dusmala se-Kalteng menggelar pertemuan akbar di Hotel Aquarius, Palangka Raya. Usai pertemuan ini, mereka mendeklarasi pembentukan Keluarga Dayak Dusmala-Tewoyan, Bayan, dan Malang (TBM) Kalteng. Bias Layar didapuk sebagai nakhoda organisasi tersebut.

Menurut Bias Layar, melalui pembentukan Keluarga Dayak Dusmala-TBM diharapkan bisa memaksimalkan pelayanan sosial yang diberikan, seperti pelayanan kedukaan, orang sakit, perkawinan, dan lainnya.

“Setelah dideklarasikan dan dibentuk, jadi sekarang namanya bukan lagi KWD Dusmala, tetapi Keluarga Dayak Dusmala-TBM Kalteng. Harapan kami, dengan terbentuknya kepengurusan Provinsi Kalteng bisa meningkatkan pelayanan kepada anggota Dusmala-TBM maupun warga di luar kelompok ini,” ucap Bias.

Ia menargetkan kepengurusan Keluarga Dayak Dusmala-TBM Provinsi Kalteng bisa terbentuk paling lama satu tahun. Hal itu sesuai dengan yang tertuang dalam piagam deklarasi yang dilakukan oleh peserta deklarasi.

Baca Juga :  Porprov Siap Digelar

Bias menyebut akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu dengan warga Dusmala-TBM yang tersebar di kabupaten/kota se-Kalteng. Pertemuan akbar itu sudah diagendakan sejak lama. Dikatakannya, Dusmala-TBM merupakan organisasi pelayanan.

“Itu (konsolidasi) untuk menyatukan persepsi di internal Dusmala, karena Dusmala sudah melakukan layanan, terus melakukan pelayanan. Untuk memperkuatkan, membesarkan, serta memaksimalkan pelayanan kami, maka kami harus bertemu untuk menyatukan persepsi,” ujarnya.

“Selain itu juga untuk bisa dilibatkan dalam pembangunan Kalteng, karena potensi dan sumber daya manusia (SDM) cukup banyak tersedia di Dusmala. Keberadaan Dusmala ini bukan untuk apa-apa, tetapi untuk pelayanan,” sambungnya.

Ia mengharapkan, pelayanan yang diberikan Dusmala dibantu dan didukung oleh pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

Baca Juga :  Pleno KONI Memanas, Sancho Plt Ketum

“Semoga semuanya bisa terwujud, karena kalau hanya kami sendiri yang berjuang dengan uang, dana, dan kekuatan kami sendiri, tidak mungkin berhasil, kami perlu di-support oleh pemerintah dan kami juga siap bekerja sama dengan pemerintah untuk mengawal dan melanjutkan program-program pemerintah, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan lainnya,” jelasnya.

Warga Dumasla-TMB merupakan warga yang tersebar di Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan. Secara geografis berdekatan dengan ibu kota negara (IKN). Melihat kondisi itu, Bias menekankan pentingnya mempersiapkan SDM yang mumpuni agar bisa menjadi daerah penyangga IKN.

“Karena kami paling dekat IKN, melalui organisasi ini kami akan mempersiapkan SDM lewat program pendidikan beasiswa dan beberapa program kewirausahaan,” pungkasnya. (irj/ce/ala)

PALANGKA RAYA-Pengurus kerukunan warga Dusmala se-Kalteng menggelar pertemuan akbar di Hotel Aquarius, Palangka Raya. Usai pertemuan ini, mereka mendeklarasi pembentukan Keluarga Dayak Dusmala-Tewoyan, Bayan, dan Malang (TBM) Kalteng. Bias Layar didapuk sebagai nakhoda organisasi tersebut.

Menurut Bias Layar, melalui pembentukan Keluarga Dayak Dusmala-TBM diharapkan bisa memaksimalkan pelayanan sosial yang diberikan, seperti pelayanan kedukaan, orang sakit, perkawinan, dan lainnya.

“Setelah dideklarasikan dan dibentuk, jadi sekarang namanya bukan lagi KWD Dusmala, tetapi Keluarga Dayak Dusmala-TBM Kalteng. Harapan kami, dengan terbentuknya kepengurusan Provinsi Kalteng bisa meningkatkan pelayanan kepada anggota Dusmala-TBM maupun warga di luar kelompok ini,” ucap Bias.

Ia menargetkan kepengurusan Keluarga Dayak Dusmala-TBM Provinsi Kalteng bisa terbentuk paling lama satu tahun. Hal itu sesuai dengan yang tertuang dalam piagam deklarasi yang dilakukan oleh peserta deklarasi.

Baca Juga :  Porprov Siap Digelar

Bias menyebut akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu dengan warga Dusmala-TBM yang tersebar di kabupaten/kota se-Kalteng. Pertemuan akbar itu sudah diagendakan sejak lama. Dikatakannya, Dusmala-TBM merupakan organisasi pelayanan.

“Itu (konsolidasi) untuk menyatukan persepsi di internal Dusmala, karena Dusmala sudah melakukan layanan, terus melakukan pelayanan. Untuk memperkuatkan, membesarkan, serta memaksimalkan pelayanan kami, maka kami harus bertemu untuk menyatukan persepsi,” ujarnya.

“Selain itu juga untuk bisa dilibatkan dalam pembangunan Kalteng, karena potensi dan sumber daya manusia (SDM) cukup banyak tersedia di Dusmala. Keberadaan Dusmala ini bukan untuk apa-apa, tetapi untuk pelayanan,” sambungnya.

Ia mengharapkan, pelayanan yang diberikan Dusmala dibantu dan didukung oleh pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

Baca Juga :  Pleno KONI Memanas, Sancho Plt Ketum

“Semoga semuanya bisa terwujud, karena kalau hanya kami sendiri yang berjuang dengan uang, dana, dan kekuatan kami sendiri, tidak mungkin berhasil, kami perlu di-support oleh pemerintah dan kami juga siap bekerja sama dengan pemerintah untuk mengawal dan melanjutkan program-program pemerintah, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan lainnya,” jelasnya.

Warga Dumasla-TMB merupakan warga yang tersebar di Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan. Secara geografis berdekatan dengan ibu kota negara (IKN). Melihat kondisi itu, Bias menekankan pentingnya mempersiapkan SDM yang mumpuni agar bisa menjadi daerah penyangga IKN.

“Karena kami paling dekat IKN, melalui organisasi ini kami akan mempersiapkan SDM lewat program pendidikan beasiswa dan beberapa program kewirausahaan,” pungkasnya. (irj/ce/ala)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/