Minggu, April 6, 2025
24 C
Palangkaraya

KSPSI Kalteng Dukung PPKM dan Tak Ada Unras

PALANGKA RAYA-Beredar isu seruan dari pimpinan organisasi pekerja di Jakarta yang mengajak para pekerja atau buruh untuk unjuk rasa sebagai bentuk protes atas kegagalan pemerintah menangani pandemi Covid-19. Unjuk rasa itu rencananya dilakukan pada 16-17 Agustus. Isu itu memancing organisasi pekerja di Kalteng bersuara.

Ketua DPD KSPSI Kalteng H Junaidi Akik juga tidak setuju jika melakukan penyampaian pendapat di muka umum pada 16-17 Agustus ini. Di mana hari itu tepat dirayakan sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia. ā€œKami menolak keras, jika pimpinan pusat mengajak unjuk rasa. Tidak ada yang perlu diprotes. Kami mendukung vaksinasi, dan PPKM yang diperketat. Toh, itu demi kebaikan semuanya,ā€bebernya.

Baca Juga :  Bupati Apresiasi Terobosan Kanwil Kemenkumham Kalteng Inovasi Pojok Kekayaan Intelektual Aparatur Pemerintah dan Akademisi

Pihaknya menghormati dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Misalnya dalam hal vaksinasi dan pengetatan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).(ram)

PALANGKA RAYA-Beredar isu seruan dari pimpinan organisasi pekerja di Jakarta yang mengajak para pekerja atau buruh untuk unjuk rasa sebagai bentuk protes atas kegagalan pemerintah menangani pandemi Covid-19. Unjuk rasa itu rencananya dilakukan pada 16-17 Agustus. Isu itu memancing organisasi pekerja di Kalteng bersuara.

Ketua DPD KSPSI Kalteng H Junaidi Akik juga tidak setuju jika melakukan penyampaian pendapat di muka umum pada 16-17 Agustus ini. Di mana hari itu tepat dirayakan sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia. ā€œKami menolak keras, jika pimpinan pusat mengajak unjuk rasa. Tidak ada yang perlu diprotes. Kami mendukung vaksinasi, dan PPKM yang diperketat. Toh, itu demi kebaikan semuanya,ā€bebernya.

Baca Juga :  Bupati Apresiasi Terobosan Kanwil Kemenkumham Kalteng Inovasi Pojok Kekayaan Intelektual Aparatur Pemerintah dan Akademisi

Pihaknya menghormati dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Misalnya dalam hal vaksinasi dan pengetatan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).(ram)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/