Jumat, September 20, 2024
22.4 C
Palangkaraya

Pembangunan GKE di Jalemu Masulan Ditarget Selesai Awal 2022

KUALA KURUN-Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing meletakkan batu pertama sebagai tanda mulai dibangunnya Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) di Desa Jalemu Masulan, wilayah Kecamatan Rungan Barat, Minggu (24/10).

“Kami targetkan pembangunan GKE ini selesai paling lambat awal tahun 2022 mendatang, dan bisa dilakukan pentahbisan,” kata Bupati Gumas Jaya S Monong usai meletakkan batu pertama pembangunan gereja di Desa Jelamu Masulan.

Menurut dia, luasan bangunan gereja dengan lebar 10 meter dan panjang 12 meter, yang dapat menampung 40 kepala keluarga (KK) di Desa Jalemu Masulan. Sedangkan konstruksi bangunan gereja itu berupa beton.

“Pembangunan gereja ini banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik itu dari pemerintah dan masyarakat setempat. Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” kata Jaya.

Baca Juga :  Dana Rp 3,3 Miliar Telah Direalisasikan

Dia juga berharap kepada para jemaat di desa itu untuk terus membangun kerja sama yang baik, menjaga kekompakan dan kesatuan hati, sehingga pelaksanaan pembangunan gereja itu dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga nanti bisa digunakan untuk beribadah. “Nantinya, gereja ini bukan hanya sebagai tempat bangunan berdiri, tetapi menjadi tempat untuk membangun keimanan dan kecerdasan hidup yang lebih baik, sesuai dengan firman Tuhan,” tandasnya. (okt/ens)

KUALA KURUN-Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing meletakkan batu pertama sebagai tanda mulai dibangunnya Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) di Desa Jalemu Masulan, wilayah Kecamatan Rungan Barat, Minggu (24/10).

“Kami targetkan pembangunan GKE ini selesai paling lambat awal tahun 2022 mendatang, dan bisa dilakukan pentahbisan,” kata Bupati Gumas Jaya S Monong usai meletakkan batu pertama pembangunan gereja di Desa Jelamu Masulan.

Menurut dia, luasan bangunan gereja dengan lebar 10 meter dan panjang 12 meter, yang dapat menampung 40 kepala keluarga (KK) di Desa Jalemu Masulan. Sedangkan konstruksi bangunan gereja itu berupa beton.

“Pembangunan gereja ini banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik itu dari pemerintah dan masyarakat setempat. Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” kata Jaya.

Baca Juga :  Dana Rp 3,3 Miliar Telah Direalisasikan

Dia juga berharap kepada para jemaat di desa itu untuk terus membangun kerja sama yang baik, menjaga kekompakan dan kesatuan hati, sehingga pelaksanaan pembangunan gereja itu dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga nanti bisa digunakan untuk beribadah. “Nantinya, gereja ini bukan hanya sebagai tempat bangunan berdiri, tetapi menjadi tempat untuk membangun keimanan dan kecerdasan hidup yang lebih baik, sesuai dengan firman Tuhan,” tandasnya. (okt/ens)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/