Kamis, April 3, 2025
31.8 C
Palangkaraya

Pj Bupati Kobar Minta Masalah Abrasi Pantai Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN-Hingga saat ini masyarakat pesisir yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dirundung kecemasan. Ancaman abrasi yang bisa datang kapan saja. Sehingga ini menjadikan  tugas bersama untuk terus melakukan berbagai upaya antisipasi. Supaya dapat melakukan langkah demi langkah sehingga ancaman abrasi ini dapat ditekan.

“Kami minta agar camat ataupun kades yang ada di sekitar pesisir pantai menjaga tanaman mangrove yang sudah ditanam. Perhatikan dan dirawat agar tidak rusak dan malah tidak bermanfaat,”kata Pj Bupati Kobar Budi Santosa, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah bersama dengan pihak swasta dan stakeholder lainnya sudah melakukan berbagai upaya antisipasi. Dengan melakukan penanaman mangrove di beberapa titik, tetapi harus ada upaya dan langkah selanjutnya. Namun, tindaklanjutnya justru tidak ada dan terkesan mubazir. Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama dalam melakukan penjagaan dan perawatan. Supaya tanaman mangrove yang berfungsi membantu mencegah terjadinya abrasi.

Baca Juga :  Kobar Berprestasi, Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022

“Tanaman mangrove yang ditanami harus berdampak bagi masyarakat sekitar pantai. Kalau perlu diperbanyak di beberapa titik yang memang dianggap rawan abrasi,”ujarnya.(son)

PANGKALAN BUN-Hingga saat ini masyarakat pesisir yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dirundung kecemasan. Ancaman abrasi yang bisa datang kapan saja. Sehingga ini menjadikan  tugas bersama untuk terus melakukan berbagai upaya antisipasi. Supaya dapat melakukan langkah demi langkah sehingga ancaman abrasi ini dapat ditekan.

“Kami minta agar camat ataupun kades yang ada di sekitar pesisir pantai menjaga tanaman mangrove yang sudah ditanam. Perhatikan dan dirawat agar tidak rusak dan malah tidak bermanfaat,”kata Pj Bupati Kobar Budi Santosa, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah bersama dengan pihak swasta dan stakeholder lainnya sudah melakukan berbagai upaya antisipasi. Dengan melakukan penanaman mangrove di beberapa titik, tetapi harus ada upaya dan langkah selanjutnya. Namun, tindaklanjutnya justru tidak ada dan terkesan mubazir. Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama dalam melakukan penjagaan dan perawatan. Supaya tanaman mangrove yang berfungsi membantu mencegah terjadinya abrasi.

Baca Juga :  Kobar Berprestasi, Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022

“Tanaman mangrove yang ditanami harus berdampak bagi masyarakat sekitar pantai. Kalau perlu diperbanyak di beberapa titik yang memang dianggap rawan abrasi,”ujarnya.(son)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/