Selasa, Juni 25, 2024
25.1 C
Palangkaraya

Berpetualang dari Borobudur ke Berlin

Yamaha MT-09 Temani Gus Paox Iben Bawa Misi Kebudayaan Indonesia

YOGYAKARTA-PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selalu mendukung aktivitas positif terkait beragam bidang termasuk yang mengangkat kebudayaan bangsa Indonesia serta toleransi dan perdamaian. Berkendara sepeda motor dapat menjadi salah satu perwujudan atensi dan kepedulian guna menyebarkan pesan membangun, yang diimplimentasikan melalui bermacam kreatifitas menarik. Peran serta Yamaha dalam hal ini dapat terlihat dari support yang diberikan untuk kegiatan bertajuk “Nunggang Roso Riding From Borobudur to Berlin, Global Cultural Journey for Tolerance and Peace”.

Acara ini dimulai dengan pelepasan biker solo riding dari Borobudur ke Berlin yang digelar di area museum Sonobudoyo Yogyakarta, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Diselenggarakan oleh Daulat Budaya Nusantara bekerja sama dengan Yamaha, menampilkan pengendara tunggal Achmad Ibnu Wibowo atau yang dikenal dengan Gus Paox Iben. Dia mengendarai Yamaha MT-09 dimulai dari Borobudur membawa misi kebudayaan, perdamaian dan toleransi dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika menuju Berlin. Perjalanan panjangnya akan melewati 18 negara mulai dari Indonesia menuju Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, India, Nepal, India, Pakistan, Uzbekistan, Turkmenistan, Iran, Turki, Bulgaria, Yunani, Italia, Prancis, Belgia, Belanda, Jerman.

“Keanekaragaman budaya tetap menyatukan bangsa Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Yamaha Indonesia memberikan support buat sisi kebudayaan tersebut yang dapat kami realisasikan melalui berkendara motor Yamaha. Kami pun menyambut baik kerja sama dengan Daulat Budaya Nusantara melalui solo riding Gus Paox Iben bertemakan “Nunggang Roso Riding From Borobudur to Berlin, Global Cultural Journey for Tolerance and Peace”.

Baca Juga :  Yamaha Lakukan Aktivitas Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Ini merupakan perpaduan yang sangat menarik karena dapat mendeskripsikan perjalanan jauh lintas negara memakai motor petualang Yamaha, yang membawa pengendara dengan misi memperkenalkan kebudayaan ke banyak negara. Kami harapkan turut menyukseskan tujuan positif anak bangsa yang telah mempercayakan penggunaan kendaraan dengan memilih Yamaha MT-09 sebagai partner berkendara,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing Public Relations PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Kemeriahan acara pelepasan di Yogyakarta ditandai dengan kehadiran pihak PT. YIMM dan bikers komunitas motor yang melakukan city touring menuju area Candi Borobudur. Dalam kesempatan ini, perwakilan Yamaha yaitu Antonius Widiantoro selaku Asst. General Manager Marketing Public Relations PT. YIMM mengendarai Yamaha MT-07 yang diproduksi di Indonesia dan diekspor secara global ke berbagai negara di dunia. Ini membuktikan keunggulan kualitas produk dan sumber daya manusia Indonesia mampu bersaing dan diakui dunia.

Bersama-sama dalam city touring Yogyakarta mengawal sang pengendara Yamaha MT-09 yaitu Gus Paox Iben, yang dikenal sebagai penulis serta dekat dengan dunia seni dan budaya. Kualitas motor adventure line up MT Family itu akan menemani petualangan Gus Paox Iben mengantarkannya sampai Berlin.

Baca Juga :  BRI Serahkan Bibit Tanaman untuk Enam Desa

“Temanya nunggang roso karena kendaraan ini alat dan yang terpenting adalah rasa, bayangkan ada di suatu negara yang sama-sama tidak mengenal bahasanya. Komunikasinya tentunya pake roso. Rasa persaudaraan yang harus dilipatgandakan dan dikampanyekan ke Indonesia dan seluruh dunia, dan Indonesia punya Bhinneka Tunggal Ika. Kenapa dari Borobudur ke Berlin, karena Borobudur adalah ikon Indonesia yang mengajarkan banyak hal. Dan Berlin simbol robohnya batas antara barat dan timur,” ucap Gus Paox Iben.

“Perjalanan ini juga menjadi pesan di banyak tempat, bahwa ada dari Indonesia membawa misi toleransi, perdamaian, persaudaraan dan mengajak berpikir tentang masa depan kebudayaan kita. Pakai MT-09 karena lebih cocok untuk body Asia, body Indonesia. Saya riding bukan untuk cepet-cepetan ngejar sesuatu atau ngetes kekuatan motor. Tapi banyak singgah di tempat-tempat heritage, ketemu komunitas, jadi motor harus disesuaikan. Lalu hari ini (20 Mei 2024) untuk city touring pakai MT-09, memang motor ini untuk kota ini tempatnya. Memang motor ini didesain untuk riding di wilayah kota dan rasanya enak sekali. Untuk yang suka adrenalin ya jelas ini jagoannya motor ini. Kontrol motor ini pun masih bisa dikuasai dengan baik,” tambahnya.

YOGYAKARTA-PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selalu mendukung aktivitas positif terkait beragam bidang termasuk yang mengangkat kebudayaan bangsa Indonesia serta toleransi dan perdamaian. Berkendara sepeda motor dapat menjadi salah satu perwujudan atensi dan kepedulian guna menyebarkan pesan membangun, yang diimplimentasikan melalui bermacam kreatifitas menarik. Peran serta Yamaha dalam hal ini dapat terlihat dari support yang diberikan untuk kegiatan bertajuk “Nunggang Roso Riding From Borobudur to Berlin, Global Cultural Journey for Tolerance and Peace”.

Acara ini dimulai dengan pelepasan biker solo riding dari Borobudur ke Berlin yang digelar di area museum Sonobudoyo Yogyakarta, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Diselenggarakan oleh Daulat Budaya Nusantara bekerja sama dengan Yamaha, menampilkan pengendara tunggal Achmad Ibnu Wibowo atau yang dikenal dengan Gus Paox Iben. Dia mengendarai Yamaha MT-09 dimulai dari Borobudur membawa misi kebudayaan, perdamaian dan toleransi dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika menuju Berlin. Perjalanan panjangnya akan melewati 18 negara mulai dari Indonesia menuju Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, India, Nepal, India, Pakistan, Uzbekistan, Turkmenistan, Iran, Turki, Bulgaria, Yunani, Italia, Prancis, Belgia, Belanda, Jerman.

“Keanekaragaman budaya tetap menyatukan bangsa Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Yamaha Indonesia memberikan support buat sisi kebudayaan tersebut yang dapat kami realisasikan melalui berkendara motor Yamaha. Kami pun menyambut baik kerja sama dengan Daulat Budaya Nusantara melalui solo riding Gus Paox Iben bertemakan “Nunggang Roso Riding From Borobudur to Berlin, Global Cultural Journey for Tolerance and Peace”.

Baca Juga :  Yamaha Lakukan Aktivitas Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Ini merupakan perpaduan yang sangat menarik karena dapat mendeskripsikan perjalanan jauh lintas negara memakai motor petualang Yamaha, yang membawa pengendara dengan misi memperkenalkan kebudayaan ke banyak negara. Kami harapkan turut menyukseskan tujuan positif anak bangsa yang telah mempercayakan penggunaan kendaraan dengan memilih Yamaha MT-09 sebagai partner berkendara,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing Public Relations PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Kemeriahan acara pelepasan di Yogyakarta ditandai dengan kehadiran pihak PT. YIMM dan bikers komunitas motor yang melakukan city touring menuju area Candi Borobudur. Dalam kesempatan ini, perwakilan Yamaha yaitu Antonius Widiantoro selaku Asst. General Manager Marketing Public Relations PT. YIMM mengendarai Yamaha MT-07 yang diproduksi di Indonesia dan diekspor secara global ke berbagai negara di dunia. Ini membuktikan keunggulan kualitas produk dan sumber daya manusia Indonesia mampu bersaing dan diakui dunia.

Bersama-sama dalam city touring Yogyakarta mengawal sang pengendara Yamaha MT-09 yaitu Gus Paox Iben, yang dikenal sebagai penulis serta dekat dengan dunia seni dan budaya. Kualitas motor adventure line up MT Family itu akan menemani petualangan Gus Paox Iben mengantarkannya sampai Berlin.

Baca Juga :  BRI Serahkan Bibit Tanaman untuk Enam Desa

“Temanya nunggang roso karena kendaraan ini alat dan yang terpenting adalah rasa, bayangkan ada di suatu negara yang sama-sama tidak mengenal bahasanya. Komunikasinya tentunya pake roso. Rasa persaudaraan yang harus dilipatgandakan dan dikampanyekan ke Indonesia dan seluruh dunia, dan Indonesia punya Bhinneka Tunggal Ika. Kenapa dari Borobudur ke Berlin, karena Borobudur adalah ikon Indonesia yang mengajarkan banyak hal. Dan Berlin simbol robohnya batas antara barat dan timur,” ucap Gus Paox Iben.

“Perjalanan ini juga menjadi pesan di banyak tempat, bahwa ada dari Indonesia membawa misi toleransi, perdamaian, persaudaraan dan mengajak berpikir tentang masa depan kebudayaan kita. Pakai MT-09 karena lebih cocok untuk body Asia, body Indonesia. Saya riding bukan untuk cepet-cepetan ngejar sesuatu atau ngetes kekuatan motor. Tapi banyak singgah di tempat-tempat heritage, ketemu komunitas, jadi motor harus disesuaikan. Lalu hari ini (20 Mei 2024) untuk city touring pakai MT-09, memang motor ini untuk kota ini tempatnya. Memang motor ini didesain untuk riding di wilayah kota dan rasanya enak sekali. Untuk yang suka adrenalin ya jelas ini jagoannya motor ini. Kontrol motor ini pun masih bisa dikuasai dengan baik,” tambahnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/