PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama di bidang kesehatan ibu dan anak. Hal ini kembali ditekankan dalam acara Pelantikan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kalteng Periode 2023-2028, yang menjadi momentum penting bagi para bidan untuk memperkuat peran dan kompetensinya dalam melayani masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul dalam sambutannya menegaskan, peran bidan sangat krusial dalam memastikan kesehatan ibu dan anak, mulai dari pemeriksaan kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan pascapersalinan. Tak hanya itu, bidan juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan edukasi kesehatan serta menanggulangi berbagai masalah kesehatan di tingkat komunitas.
“Peran pengurus IBI yang baru dilantik ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap bidan di Provinsi Kalteng mampu menjalankan tugasnya dengan penuh profesionalisme, integritas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).
Ia juga menekankan, kepemimpinan baru di IBI Kalteng diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil yang masih sulit dijangkau fasilitas medis.
“Saya yakin dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah, IBI, dan seluruh tenaga kesehatan, kita dapat mengatasi tantangan ini dan bersama-sama mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Pelantikan ini juga menjadi momen bagi para bidan untuk semakin memperkuat jaringan kerja, meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, serta memperjuangkan kesejahteraan anggota agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
“Diharapkan peran bidan di Kalimantan Tengah semakin kuat dalam menciptakan generasi yang lebih sehat serta mewujudkan visi pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (zia/ans)