Kamis, Juli 25, 2024
23.5 C
Palangkaraya

Cabor Atletik Fokuskan Peningkatan Skil dan Mental Atlet

PALANGKA RAYA- Menjelang Pekan OLahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatra Utara XXI tahun 2024, Cabang Olahrag (Cabor) atletik Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan persiapan. Salah satunya dengan melakukan latihan rutin Senin-Jumat di Lapangan Sanaman Mantikei.
Pelatih Cabor arletik nomor Lompat Tinggi Galah, Handiarsin Oslan menyampaikan beberapa fokus latihan yang diterapkan menjelang PON. Latihan difokuskan pada peningkatan kekuatan otot, teknik lompat dan mental atlet.
“Kami sangat fokus pada peningkatan kekuatan otot karena ini sangat penting untuk performa atlet di nomor lompat tinggi. Ada sedikit perubahan dalam program latihan ini, hampir sama dengan yang sebelumnya tapi tinggal mengharapkan performa atletnya saja nanti pada saat pertandingan PON,” katanya kepada Kalteng Pos, Kamis (4/7).
Dia menambahkan selain kekuatan fisik, juga menekankan pentingnya teknik yang tepat dalam lompat tinggi. Kami me­latih teknik lompat, termasuk fase lari, tolakan, dan melompat itu sendiri. Kami menggunakan analisis video untuk memperbaiki dan menyempurnakan setiap gerakan atlet.
“Mental adalah faktor penentu dalam kompetisi. Kami bekerja sama dengan psikolog olahraga untuk memastikan atlet kami tetap fokus, tenang, dan siap menghadapi tekanan kompetisi,” ungkapnya.
Untuk fasilitas sangat kurang perhatian pemerintah sangat kurang, masalah lapangan fokus kami sangat terganggu dikarenakan banyak yang menggunakan lapangan tersebut. diharapkan pemerintah lebih fokus lagi untuk persiapan PON ini dan keamanan dilapangan Mantikei agar latihan dapat berjalan dengan lancar.
“Salah satu tantangan terbesar kami adalah kekurangan fasilitas yang memadai. Peralatan latihan kami sudah usang dan terkadang tidak memadai untuk latihan intensif. Kondisi lapangan juga perlu perbaikan agar atlet bisa berlatih dengan optimal,” tambahnya.
“Kami sudah bekerja keras dan saya percaya pada kemampuan atlet kami. Kami akan memberikan yang terbaik untuk meraih medali. Dengan persiapan yang matang ini, Galau optimis tim lompat tingginya dapat meraih hasil terbaik di PON mendatang,” tutupnya.
Hasan Basri atlet Lompat Galah Perwakilan Kalteng juga menambahkan persiapan atlet sudah cukup baik, meskipun ada kendala fasilitas.
“Kami tetap berlatih dengan semangat meskipun fasilitas terbatas. Latihan yang diberikan pelatih sangat membantu kami dalam meningkatkan kemampuan. Saya merasa persiapan kami sudah cukup baik dan kami siap untuk berkompetisi di PON,” kata Hasan. (*ndi/nue)

Baca Juga :  Training Camp di Malang, Atlet Pencak Silat Targetkam Medali

Hasan juga menambahkan dengan segala tantangan yang ada, baik pelatih maupun atlet tetap optimis bahwa tim lompat tingginya dapat meraih hasil terbaik di PON mendatang. Tim sudah bekerja keras dan Hasan percaya pada kemampuan atlet mereka akan memberikan yang terbaik untuk meraih medali di PON yang akan datang. (*ndi/nue)

PALANGKA RAYA- Menjelang Pekan OLahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatra Utara XXI tahun 2024, Cabang Olahrag (Cabor) atletik Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan persiapan. Salah satunya dengan melakukan latihan rutin Senin-Jumat di Lapangan Sanaman Mantikei.
Pelatih Cabor arletik nomor Lompat Tinggi Galah, Handiarsin Oslan menyampaikan beberapa fokus latihan yang diterapkan menjelang PON. Latihan difokuskan pada peningkatan kekuatan otot, teknik lompat dan mental atlet.
“Kami sangat fokus pada peningkatan kekuatan otot karena ini sangat penting untuk performa atlet di nomor lompat tinggi. Ada sedikit perubahan dalam program latihan ini, hampir sama dengan yang sebelumnya tapi tinggal mengharapkan performa atletnya saja nanti pada saat pertandingan PON,” katanya kepada Kalteng Pos, Kamis (4/7).
Dia menambahkan selain kekuatan fisik, juga menekankan pentingnya teknik yang tepat dalam lompat tinggi. Kami me­latih teknik lompat, termasuk fase lari, tolakan, dan melompat itu sendiri. Kami menggunakan analisis video untuk memperbaiki dan menyempurnakan setiap gerakan atlet.
“Mental adalah faktor penentu dalam kompetisi. Kami bekerja sama dengan psikolog olahraga untuk memastikan atlet kami tetap fokus, tenang, dan siap menghadapi tekanan kompetisi,” ungkapnya.
Untuk fasilitas sangat kurang perhatian pemerintah sangat kurang, masalah lapangan fokus kami sangat terganggu dikarenakan banyak yang menggunakan lapangan tersebut. diharapkan pemerintah lebih fokus lagi untuk persiapan PON ini dan keamanan dilapangan Mantikei agar latihan dapat berjalan dengan lancar.
“Salah satu tantangan terbesar kami adalah kekurangan fasilitas yang memadai. Peralatan latihan kami sudah usang dan terkadang tidak memadai untuk latihan intensif. Kondisi lapangan juga perlu perbaikan agar atlet bisa berlatih dengan optimal,” tambahnya.
“Kami sudah bekerja keras dan saya percaya pada kemampuan atlet kami. Kami akan memberikan yang terbaik untuk meraih medali. Dengan persiapan yang matang ini, Galau optimis tim lompat tingginya dapat meraih hasil terbaik di PON mendatang,” tutupnya.
Hasan Basri atlet Lompat Galah Perwakilan Kalteng juga menambahkan persiapan atlet sudah cukup baik, meskipun ada kendala fasilitas.
“Kami tetap berlatih dengan semangat meskipun fasilitas terbatas. Latihan yang diberikan pelatih sangat membantu kami dalam meningkatkan kemampuan. Saya merasa persiapan kami sudah cukup baik dan kami siap untuk berkompetisi di PON,” kata Hasan. (*ndi/nue)

Baca Juga :  Training Camp di Malang, Atlet Pencak Silat Targetkam Medali

Hasan juga menambahkan dengan segala tantangan yang ada, baik pelatih maupun atlet tetap optimis bahwa tim lompat tingginya dapat meraih hasil terbaik di PON mendatang. Tim sudah bekerja keras dan Hasan percaya pada kemampuan atlet mereka akan memberikan yang terbaik untuk meraih medali di PON yang akan datang. (*ndi/nue)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/