BANJARBARU – PLN Mobile Run Banua 2025 yang digelar oleh PT PLN (Persero) UID Kalselteng berlangsung meriah di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Sabtu (22/2/2025). Ajang lari yang mengusung semangat penurunan emisi karbon ini sukses menarik ribuan peserta dari berbagai daerah serta mendapat apresiasi luas dari para pelari maupun stakeholder.
Erika Wijaya, Juara 1 kategori 10K Master Female, mengungkapkan bahwa event yang diselenggarakan PLN sangat terorganisir dan memberikan kenyamanan bagi peserta.
“Acaranya luar biasa! Area sterilnya sangat mendukung, dan keseluruhan event benar-benar pecah,” ujarnya dengan antusias.
Hal senada disampaikan Musthafa Kamal Hasany, Juara 1 kategori 10K Internal Male. Ia menilai ajang ini begitu seru karena diikuti banyak pelari potensial.
“Sangat seru! Semoga event ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, Syafriadi, S.E., M.Ec., Ph.D
“Kami sangat senang bisa mengikuti PLN Mobile Run Banua 2025. Acara ini meriah dan memberikan semangat untuk hidup sehat. Semoga dapat terus berlanjut di masa depan,” ungkapnya.
Muhammad Adi Saputra, Juara 1 kategori 10K Male , turut menyoroti antusiasme tinggi para peserta dan penyelenggaraan yang berjalan dengan baik.
“Acaranya sangat meriah dan peserta begitu antusias. Yang paling penting, race berlangsung dengan aman dan terjaga,” katanya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Ahmad Syauki, menegaskan bahwa PLN Mobile Run Banua 2025 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga mengusung pesan kolaborasi dalam mendukung transisi energi dan kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua peserta untuk berkontribusi dalam menjaga bumi yang lebih hijau. Selain menyehatkan tubuh, kita juga berperan dalam perbaikan lingkungan melalui gerakan kolektif ini,” ujar Syauki.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa event yang diikuti 1.800 pelari ini berhasil berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sebesar 2.934 kilogram (kg) CO2.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Event ini membuktikan bahwa melalui aksi kolektif seperti berlari, kita dapat berkontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon,” tutup Syauki. (kls/uyi/b17/aza)